Google+ Followers

Entri Populer

Siswa Link

GIT blog Chatami blog Conchita blog Photoholic blog Tiar Faisal blog Filli blog Paskibra NETIMA blog Wafa Yunie Blog PMR Netima OSIS Netima Blog Pramuka Netima Blog Ekstrakulikuler Netima Blog Giltrun
Blog Suci A Blog Kevin Blog Bintang Gaul Blog Rajin donk Blog Kevin Blog Reena Nur Blog Muammar Blog Herlina Blog Paulus S Blog Nanda MU Blog Mutiara Blog Ghina Islamiaty Blog Frida Meidiana Blog Thesa Nadya Blog Halida LH Blog Danang Blog Terra Anjani Blog Nuke Lusiana Blog Wilda Robiatul A Blog Ratna Eriyanti Blog Disy & Egis Blog Anna Afifah Blog Frida,Devi,Adzani,Tessya Blog Billy Agasi Blog Niki Pinastika Fahira Blog Fazrin Andhika Slamet Firdaus Blog Dandy Kurnia Blog Mudhoffar Fauzarrahmat Blog Bayu Nanda Prasetio Blog Rahayu Setia Yulandari Taska Blog Nindya Amalia Putri Blog Rizqi Agung Wibawa Blog Dehan Gunarsa Blog Tessya Noorrachmi Blog Adzani Oktoisya arya Blog Bayu Nanda Prasetyo Blog Dandy Kurnia Blog Herlina Blog Mudhoffar Fauzarrahmat Blog Nindya Amalia Putri Blog Rahayu Setia YT. Blog Rizqi Agung Wibawa Blog Bagas Satriyo W Blog Billy Agasi Blog Devi Fitriah Blog Elimia Solihat Blog Fadlli Ash-Shidiqqy Blog Fajar Bagja GW Blog Hedianto Dwi Kusumah Blog Lamhot Parluhutan T. Blog Monica Areza Putri Blog Muhamad Fauzan A. Blog Nadya Sofia SS. Blog Niki Pinastika Fahira Blog Ulfy Yunisha Blog Virda Qustiani H. Blog Titim Blog Alan Cantrani Budiman Blog Putri Awan Blog Silvi Maryanti Blog Nenden Ayu Noviyanti Blog Sri Indriani Blog Ghita Nurhalisa Blog Andini Blog Nida Aulia Blog Salma Aulia S

Pengunjung

widgeo.net

Peringkat

Top DSPI - Direktori Situs Pendidikan Indonesia Terbaik


2013 MotoGP Schedule

Yo Kita Belajar TIK-PTD Results

MotoGP 2013 
April 07
Qatar (Losail Circuit)

MotoGP 2013 
April 21 
Portugal (Estoril)

MotoGP 2013 
May 05 
Spain (Jerez)

MotoGP 2013 
May 19 
France (Le Mans)

MotoGP 2013
June 02 
Italy (Mugello)

MotoGP 2013 
June 16 
Catalunya (Circuit de Catalunya)

MotoGP 2013 
June 29 
Netherlands (Assen)

MotoGP 2013 
July 14 
Germany (Sachsenring)

MotoGP 2013 
July 21 
United States (Mazda Raceway)

MotoGP 2013 
August 18 
Indianapolis (Indianapolis)

MotoGP 2013 
August 25 
Czech Republic (Automotodrom Brno)

MotoGP 2013 
September 01 
Great Britain (Silverstone)

MotoGP 2013 
September 15 
San Marino & Riviera di Rimini (Misano)

MotoGP 2013 
September 29 
Aragon (Motorland Aragon)

MotoGP 2013 
October 21 
Malaysia (Sepang Circuit)

MotoGP 2013 
October 20 
Australia (Phillip Island)

MotoGP 2013 
October 27 
Japan (Motegi)

MotoGP 2013 
November 10 
Valencia (Comunitat Valencia)

bismillah"

Senin, 28 November 2011

Tip Keselamatan Kerja Mengerinda

Langkah-langkah keselamatan kerja menggerinda antara lain :
  • Gunakan kacamata kerja setiap saat, meskipun sudah tersedia penutup kaca pada roda gerindanya;
  • Selalu periksa kondisi roda gerinda dari keretakan. Ketuk roda gerinda dengan tangkai obeng, bila suaranya nyaring berarti baik, dan sember beararti ada keretakan. Jaga kecepatan roda gerinda sesuai ketentuan tabel kecepatan pada mesin tersebut;
  • Pastikan benda kerja, kepala lepas, pencekam dan peralatan yang lain sudah pada posisi yang benar;
  • Gunakan roda gerinda sesuai dengan jenis kerja dan benda kerjanya;
  • Jangan memakankan (to feed) terlalu cepat, benda kerja antara dua senter kemungkinan akan tertekan dan dapat merusakkan benda kerja dan roda gerindanya;
  • Stop seluruh motor penggerak sebelum mengatur atau menyetel mesin gerinda;
  • Ketika mengasah roda gerinda (dressing / truing) pastikan intan pengasah terletak pada posisi yang kuat dan benar;
  • Jangan memeriksa dimensi (pengukuran) selama benda kerja sedang digerinda;
  • Ketika memasang atau menempatkan benda kerja, pastikan roda gerinda diundurkan atau dijauhkan agar tidak mengganggu pemasangan;
  • Jangan gunakan pakaian kerja yang panjang dan terjurai, kalung, dan perhiasan lainnya yang memungkinkan jatuh atau tersangkut selama kerja gerinda;
  • Jangan tinggalkan mesin gerinda dalam keadaan hidup, pastikan mesin mati pada saat meninggalkan.Pemuaian akibat pendingin yang kurang baik menyebabkan permukaan benda kerja menggeliat di beberapa bagian, sehingga pada saat benda kerja dingin, permukaannya tidak rata.

Sumber :
Baca Selanjutnya »

Minggu, 27 November 2011

Jenis-jenis Batu Gerinda

Fungsi dari batu gerinda berbeda-beda dalam pemakaiannya, berikut fungsi dari beberapa jenis batu gerinda : 







Flat wheels, untuk melakukan penggerindaan alat-alat potong seperti handtap, countersink, mata bor, dan sebagainya.


Cup wheels, untuk melakukan penggerindaan alat-alat potong seperti cutter, pahat bubut, dan sebagainya.


Dish grinding wheels, untuk melakukan penggerindaan profil pada cutter.
 
Shaped grinding wheels, untuk memotong alat potong ataupun material yang sangat keras, seperti HSS, material yang sudah mengalami proses heat treatment.
Cylindrical grinding wheels, untuk melakukan penggerindaan diameter dalam suatu jenis produk.

Saucer Grinding Wheels, Gerinda ini biasa digunakan untuk mengerinda bergelombang dan gerinda pemotong. Ini menemukan penggunaan yang luas di non-mesin daerah, karena hal ini filers bertemu digunakan oleh roda piring untuk menjaga bilah gergaji.


Diamond Grinding Wheels, Dalam roda berlian berlian industri tetap terikat ke tepi. Digunakan untuk mengerinda bahan-bahan keras seperti beton, batu permata dll. Sebuah melihat menggorok dirancang untuk mengiris batu permata seperti bahan keras.
Selain fungsi yang berbeda pada setiap jenis batu, juga mempunyai warna batu yang berbeda pula, dimana setiap warna yang dimiliki batu mempunyai karakteristik yang berbeda pula, di pasaran pada umumnya terdapat warna merah muda putih  dan hijau.

Sumber :
Baca Selanjutnya »

Penyebab Kecelakaan Kerja

Dari pengalaman selama ini dapat diketahui bahwa penyebab kecelakaan pada garis besarnya dapat dibagi atas dua golongan, yaitu :


 
  1. Kecelakaan yang disebabkan oleh karena keadaan yang berbahaya, misalnya tidak ada pengamannya, peralatan kerja yang rusak, instalasi yang tidak memenuhi syarat, lantai yang licin dan sebagainya.
  2. Kecelakaan yang disebabkan oleh tindakan-tindakan yang berbahaya, yang umumnya ditimbulkan oleh tingkah laku manusia sewaktu bekerja.
Pada umumnya kecelakaan yang terjadi adalah akibat dari kedua golongan penyebab tersebut di atas, yang kalau dianalisa secara mendalam, dapat diuraikan lagi menjadi tiga faktor, sebagai berikut :

1. Faktor lingkungan kerja.
Faktor lingkungan kerja yang penting dan perlu diperhatikan adalah kebersihan, pertukaran udara di dalam ruangan, penerangan, dan tata ruang dari mesin dan peralatan kerja. Jadi supaya tidak terjadi kecelakaan perlu kita perhatikan :
  • Kebersihan, misalnya lantai tidak licin karena tidak adanya kotoran berupa minyak pelumas.
  • Pertukaran udara di dalam ruangan dapat berlangsung dengan baik sehingga tidak perlu terjadi seseorang tenaga kerja kehilangan kesadaran karena kekurangan udara bersih (oksigen).
  • Penerangan dijaga agar kapasitasnya mencukupi, sesuai dengan sifat pekerjaan yang dilakukan.
  • Tata ruang harus dijaga agar mematuhi persyaratan, misalnya tidak terlalu sempit dan mudah bagi lalu lintas barang atau orang.
2. Faktor mesin dan peralatan.
Faktor mesin dan peralatan yang perlu diperhatikan untuk mencegah terjadinya kecelakaan, adalah :
  • Pengaman-pengaman harus dipasang pada mesin, sesuai dengan persyaratan – persyaratan  keselamatan kerja.
  • Peralatan-peralatan pengaman yang dipakai oleh mekanik harus dijaga agar tetap pada kondisi yang baik, sehingga benar-benar dapat berfungsi sebagai pengaman dalam kerja.

3. Faktor manusia atau tenaga kerja.
Faktor manusia yang menyebabkan terjadinya kecelakaan biasanya adalah :
  • Kelalaian
  • Kekurangan pada keterampilan atau kecakapan dalam bekerja
  • Kekurangan yang terdapat pada fisik dan mental si tenaga kerja.

Supaya pencegahan kecelakaan dapat terlaksana dengan baik, maka harus dilakukan usaha-usaha agar ketiga faktor penyebab kecelakaan tersebut di atas tidak berada pada kondisi yang memungkinkan terjadinya kecelakaan.


Sumber : Kapten Purbo Awin Niarto, S.Si
Baca Selanjutnya »

Apa itu Pahat (chisel)

Pahat adalah perkakas pertukangan berupa bilah besi yang tajam pada ujungnya untuk melubangi atau mengukir benda keras seperti kayu, batu, atau logam. Pegangannya dibuat dari kayu atau logam. Dalam penggunaannya, pahat ditekan pada bahan untuk memotong bahan tersebut. Dorongan dapat dilakukan sendiri atau dengan bantuan tukul atau palu. Dalam industri, pelantak hidrolik atau palu penempa digunakan untuk membantu pahat dalam memotong bahan.

Woodworking pahat berkisar dari alat-alat tangan kecil untuk rincian kecil, untuk pahat besar digunakan untuk menghilangkan bagian besar dari kayu, dalam 'hidup seadanya keluar' bentuk pola atau desain. Biasanya, dalam ukiran kayu, seseorang mulai dengan alat yang lebih besar, dan secara bertahap berkembang menjadi alat yang lebih kecil untuk menyelesaikan detail. Salah satu jenis pahat terbesar adalah licin , yang digunakan dalam bingkai kayu konstruksi dan pembuatan kapal kayu. Ada banyak jenis pahat kayu yang digunakan untuk tujuan tertentu, seperti:
  • butt chisel: pahat pendek dengan sisi miring dan lurus untuk menciptakan sendi.

  • carving chisels: digunakan untuk desain rumit dan mematung; tepi memotong banyak; seperti menipu, miring, perpisahan, lurus, pengupas, dan V-groove.
 
  • corner chisel: menyerupai pukulan dan memiliki tepi pemotongan berbentuk L. Membersihkan lubang persegi, mortises dan sudut dengan sudut 90 derajat.

  • bevel edge chisel: bisa mendapatkan di sudut akut dengan tepi bevelnya.
 
  • flooring chisel: memotong dan bahan lantai lift untuk penghapusan dan perbaikan; ideal untuk lantai lidah-dan-groove.

  • framing chisel: biasanya digunakan dengan palu mirip dengan pahat pantat, kecuali ia memiliki pisau lagi, sedikit fleksibel.
 
  • slick : pahat besar didorong oleh tekanan manual, tidak pernah memukul.
 
  • mortise chisel: tebal, kaku dengan pisau bermata lurus dan mendalam, sisi yang sedikit meruncing untuk membuat mortises dan sendi serupa.

  • paring chisel: memiliki pisau panjang yang sangat ideal untuk membersihkan alur dan mengakses ruang rapat.

  • skew chisel: memiliki sudut potong 60 derajat dan digunakan untuk pemangkasan dan finishing.

  • dovetail chisel: Dibuat khusus untuk memotong pas sendi. Perbedaan adalah ketebalan tubuh pahat, serta sudut tepi, yang memungkinkan akses yang lebih mudah pada sendi. 


Sumber : Wikipedia.org
Baca Selanjutnya »

Jumat, 25 November 2011

Jenis Jenis Kunci (wrench)

Kunci Pas
Kunci pas digunakan untuk memutar baut kepala segi enam dengan ukuran tertentu sesuai dengan ukuran kepala baut.


Kunci Ring (Box wrench)
Kunci ini digunakan untuk membuka baut kepala segi enam yang mempunyai 12 sudut kunci pada tempat-tempat yang sempit.


Kunci Ellen (Hexagon screwdrivers)
Digunakan untuk memutar baut dengan kepala socket yang berbentuk segi enam


Kunci Socket
Pada satu set kunci socket mempunyai berbagai macam ukuran, untuk memutarkan socket pada kunci ini digunakan batang pemutar khusus yang dimaksudkan pada kunci socket. Pada bagian socket kunci ini mempunyai sudut segi duabelas beraturan.


Kunci Pipa (Pipe wrench)
Kunci ini digunakan untuk memegang benda yang berbentuk bulat, baik pejal maupun berbentuk pipa. Pada bagian tangkainya terdapat baut pengatur kedudukan rahang.


Baca Selanjutnya »

Kamis, 24 November 2011

Mesin Gerinda


Mesin gerinda adalah sebuah mesin pengasah untuk mempertajam alat-alat potong, misalnya pahat tangan, pahat bubut, pahat sekerap, mata bor, dan sebagainya.

Mesin gerinda terdiri dari dua buah batu gerinda, pada umumnya yang satu halus dan lainnya kasar. Pengikatan batu gerinda dilakukan pada porosnya dimana ulir pengikatnya adalah ulir kiri dengan sebuah flens, pengikatan tidak boleh terlalu kuat agar batu gerinda tidakpecah, biasanya diperlukan bos (bush) untuk menahan antara batu gerinda dengan porosnya. 

Pada mesin gerinda terdapat tempat dudukan benda kerja dan tempat air pendingin. 
Tempat dudukan benda kerja dapat disetel posisinya sesuai dengan ketepatan posisi dan jarak dengan batu gerinda, diman jarak dengan batu gerinda diatur kurang lebih 1-2 mm. 
Untuk air pendingin tidak disarankan menggunakan campuran oli pendingin (dromus), karena dengan menambah oli pendingin bila air pendingin mengenai tangan akan membuat licin pada saat menggerinda.


Roda Gerinda
Roda gerinda terdiri dari abrassive (butiran pemotong) dan bond (perekat) yang dibuat dengan cara pemanasan pada dapaur listrik sampai temperatur tertentu kemudian dikempa dalam bentuk cetakan yang diinginkan. Roda gerinda digunakan untuk pekerjaan finishing, mengasah pisau atau untuk jenis pekerjaan lain yang tidak bisa dikerjakn secara pemesinan

Struktur Roda Gerinda
Struktur roda gerinda ditentukan oleh besar kecilnya volume pori-pori yang terdapat di antara butiran pemotong. Pori-pori berfungsi sebagai ruang/tempat beram dan memperbaiki proses pendinginan.
Macam-macam struktur roda gerinda :
1. Struktur Terbuka
2. Struktur Padat
3. Struktur Pori-pori

Pemeliharaan Roda Gerinda
1. Pemeriksaan Roda Gerinda
Akibat pengangkutan atau penyimpanan yang tidak hati-hati, kemungkinan roda gerinda rusak/retak bisa terjadi. Jika hal ini dibaikan akan menyebabkan kecelakaan yang fatal. Oleh karena itu sebelum dipasang roda gerinda harus diperiksa dari keretakan dengan cara dipikul pelan memakai sejenis tangkai obeng. Daerah yang harus diperinsa dengan cara tadi pada setiap 45° seperti terlihat pada gambar dibawah
Roda gerinda yang tidak retak jika dipukul suaranya lebih nyaring dibandingkan dengan roda gerinda yang retak.

2. Pemasangan Roda Gerinda
Roda gerinda harus terpasang kuat dan aman pada spindel mesin. Oleh karena itu paking kertas tebal yang sudah terpasang pada kedua sisi roda gerinda baru jangan sampai dilepas, bahkan jika tidak ada harus dibuat baru dengan jenis yang serupa. Paking ini berfungsi sebagai peredam dan perapat antara roda gerinda dengan flens.

3. Pengasahan (Dressing) Roda Gerinda
Akibat pemakaian terus menerus atau pemakaian jenis bahan yang tidak cocok, permukaan roda gerinda bisa tumpul atau rusak/tidak rata sehingga perlu diasah/didreser supaya permukaan menjadi rata dan tajam kembali.


Baca Selanjutnya »

Rabu, 23 November 2011

Jenis-jenis Gunting plat

Ada berbagai macam bentuk gunting tangan yang dapat digunakan untuk memotong pelat-pelat tipis, yaitu:

1. Gunting tangan lurus (Aviation Straight)
Gunting tangan lurus digunakan untuk menggunting lurus. Gunting ini mempunyai rahang lurus yang panjangnya antara 2 4½”,sedang panjang seluruhnya adalah antara 7 sampai 15¾”.

2. Gunting  tangan kombinasi. 
Gunting tangan kombinasi mempunyai ukuran yang sama dengangunting tangan lurus. Bedanya adalah pada penampang potongnya; gunting tangan kombinasi memungkinkan untuk memotonglengkung, sehingga dapat digunakan untuk memotong bentuk-bentuk yang tidak beraturan

3. Gunting tangan paruh burung
Gunting ini dapat digunakan untuk memotong lengkung luarataupun lengkung dalam berdiameter kecil dan untuk memotongpipa (membuat lubang pada pipa).

4. Gunting tangan dirgantara (Aviation)
Gunting tangan dirgantara terdiri atas tiga bentuk, yakni : lurus, kiridan kanan dengan panjang ±10” dan rahang 2”.Sisi potongnya bergerigi dan dikeraskan, sehingga dapat memotong pelat yang relatif tebal (± 0,8 mm). Membedakan antara gunting kanan dan kiri dapat dengan melihat sisi potong dan warna tangkainya. Sisi potong atas gunting kananterletak sebelah kanan, sedangkan sisi potong atas gunting kiri terletak sebelah kiri. Penggunaan gunting kanan adalah untuk memotong arah kiri, sedang gunting kiri sebaliknya.



5. Gunting tangan bulldog
Gunting tangan bullgog digunakan untuk pemotongan pelat agak tebal (max 1,5 mm) baik lurus maupun bentuk-bentuk tak teraturatau lengkung.Gunting ini seperti gunting tangan kombinasi tapi sisi potongnyalebih pendek, sedang tangkainya lebih panjang. Panjang seluruhnyaadalah 4” ~ 17” dengan sisi potong (rahang) sepanjang 2½ ”.

6. Gunting tangan Lingkaran.
Gunting tangan lingkaran digunakan untuk pemotong bentuk lingkaran karena sisi potongnya lengkung. Ukuran dari gunting tangan lingkaran ini sama dengan gunting tangan lurus yaitupanjang seluruh 7 ~ 15¾” dan rahang 2 ~ 4 ½”.

7. Gunting tangan Trojan.
Gunting ini dapat digunakan untuk memotong lurus dan lengkung.Sisi potong cukup kecil sehingga memungkinkan untuk pemotongan tajam tanpa membengkokkan pelat.Ukuran dari gunting ini ada dua macam, yaitu panjang 12” dengan sisi potongnya 2 ½”, dan panjang 15” dengan sisi potongnya 3”.
  
Sumber :      
Baca Selanjutnya »

Selasa, 22 November 2011

Jenis-jenis Jangka

Jangka adalah alat ukur/alat gambar yang dapat digunakan untuk mengukur dan membuat suatu lingkaran. Kelemahan alat ini adalah tidak dapat memberikan ukuran secara langsung, sehingga memerlukan bantuan alat ukur lain seperti: mistar, meteran, atau siku-siku.

1. Jangka tusuk
Jangka tusuk mempunyai sepasang kaki berujung lancip. Bila dalam keadaan tertutup ke dua ujung kaki tadi berimpit dan sama panjang. Jangka tusuk digunakan untuk menggambar lingkaran pada benda kerja dan untuk memindahkan jarak dari alat ukur (atau benda satu) ke benda lain.

2. Jangka bengkok (outside calipers)
Sepasang kaki jangka bengkok berbentuk melengkung dengan radius yang sama.
Jangka bengkok digunakan untuk mengukur diameter luar atau ukuran luar suatu benda. Alat ini terdiri dari sepasang kaki bengkok, per penekan dan sebuah mur baut sebagai pengatur. Jangka bengkok sering digunakan karena mudah dalam penggunaannya (cara mengaturnya). Hasil ukuran harus dikonversikan dengan alat ukur mistar, meteran, atau siku-siku.

3. Jangka kaki (inside calipers)
Fungsi jangka kaki adalah untuk mengukur diameter dalam (diameter lubang) atau lebar suatu celah. Kakinya berbentuk lurus dengan ujung menonjol ke luar. Hasil pengukuran harus dikonversikan dengan alat ukur mistar, meteran atau siku-siku.

4. Jangka sorong (vernier valipper sketmat)
Jangka sorong terbuat dari baja tahan karat dengan ketelitian yang sangat tinggi. Ketelitian jangka sorong ada yang mencapai 0,0001 mm. Alat semacam ini digunakan pada industri yang memerlukan ketelitian prima, seperti: pabrik mobil, pesawat terbang, pesawat ruang angkasa, dan lain-lain.Jangka sorong terdiri dari dua bagian, yaitu: badan jangka sorong yang ukuran metrik dan imperial, dan rahang yang diberi nonius dengan pembagian devisi. Pada rahang terdapat baut pengencang yang berfungsi untuk mengunci setelah pengukuran.

5. Pemola
Pemola terbuat dari logam agar kestabilan terjamin. Alat ini berguna untuk mengukur sebuah benda yang mempunyai panjang dan tebal sama. Alat ini sering digunakan dalam pembuatan kria yang berjumlah besar. Pemola ada dua jenis, yaitu: pemola tunggal dan pemola ganda.

Sumber :
Baca Selanjutnya »

Sabtu, 19 November 2011

The structure of wood (II)

Wood has extreme anisotropy because 90 to 95% of all the cells are elongated and vertical (i.e. aligned parallel to the tree trunk). The remaining 5 to 10% of cells are arranged in radial directions, with no cells at all aligned tangentially. The diagram below shows a cut-through of a tree trunk:

A cut-through of a tree trunk
In the trunk there are three main sections, the heartwood, which is physiologically inactive, the sapwood, where all conduction and storage occurs, and the bark, which protects the interior of the tree trunk. The two main types of tree, softwoods and hardwoods, have distinct internal structures. Coniferous trees are softwoods, with vertical cells, tracheids, 2 to 4 mm long and roughly 30 μm wide. These cells are used for support and conduction; they have an open channel and a thin cell wall:

Cross-section of tracheid cell typical of a softwood
The storage cells, parenchyma, are found in the radial direction. Scots pine is an example of a softwood tree. Below is shown a 3D model of the trunk interior of Scots pine made from micrographs of sections cut in the tangential, radial and transverse planes:


Broad-leaved trees are called hardwoods. The vertical cells in hardwoods are mainly fibres, which are 1 to 2 mm long and 15 μm wide. These are thick-walled with a very narrow central channel and are for support only.

Cross-section of fibre cell found in hardwoods
These cells are unsuitable for conduction, and so the tree needs vessels for this purpose. Vessels are either xylem, which are dead cells that carry water and minerals, or phloem, which are live cells and transport energy sources made by the plant. Vessels are 0.2 to 1.2 mm long, open-ended and are stacked vertically to form tubes of less than 0.5 mm in diameter. Hardwoods also have a small number of tracheid cells, and parenchyma cells are still present radially for storage. Both balsa and greenheart wood are examples of hardwoods. Below is shown a 3D model of the trunk interior of greenheart made from slides taken in the tangential, radial and transverse directions:


Sumber : http://www.doitpoms.ac.uk/tlplib/wood/structure_wood_pt2.php
Baca Selanjutnya »

Jumat, 18 November 2011

Kayu Gubal (Sapwood) dan Kayu Teras (Heartwood)

Gubal adalah bagian, lebih lembut bagian luar dan lebih muda dari pohon yang terletak diantara kambium (lapisan dibawah kulit dalam) dan kayu teras/hati (heartwood). Biasaya lebih permeabel, kurang tahan lama dan warnanya lebih terang daripada kayu teras.
Kayu gubal mempunyai fungsi sebagai penyalur cairan dan tempat penimbunan zat-zat makanan dari pohon tersebut.

Kayu Teras/hati adalah bagian yang lebih tua dan lebih keras dari pusat pohon (kayu). Ini biasanya berisi deposit dari berbagai bahan yang sering memberikan warna lebih gelap dari gubal.

Jumlah relatif dari heartwood dan gubal dalam satu batch lantai kayu dapat mempengaruhi cara menerima dan menyelesaikan pewarnaan untuk tampilan jadi dari lantai. Secara umum, quartersawn dan riftsawn lantai akan mengandung kurang gubal dari lantai plainsawn, dan akan cenderung memiliki penampilan yang tegak dan lebih merata. Heartwood juga lebih stabil daripada dimensinya gubal, sehingga lantai dengan persentase yang tinggi dari heartwood akan menyusut dan membengkak kurang dari lantai yang sebagian besar gubal.

Sumber :



Baca Selanjutnya »

Senin, 14 November 2011

Apa Itu Pager

Pengertian dan Jenis Terminal
Pager adalah sebuah perangkat radio pribadi yang memungkinkan pengguna untuk menerima pesan singkat.
Pager termasuk jenis terminal tulisan, karena hanya dapat mengirim dan menerima tulisan dalam bentuk pesan singkat atau e-mail dari pengirim ke penerima.

Prinsip Kerja Pager
Sebuah pager menggunakan frekuensi radio RF atau perangkat yang memungkinkan pengguna pager untuk menerima pesan area pada frekuensi tertentu melalui jaringan khusus radio BTS.
Ketika ada pesan atau e-mail masuk atau diterima oleh pager, lalu dari pager itu sendiri akan keluar bunyi ‘bib’ atau getaran yang membuat mereka tahu bahwa ada pesan yang masuk. Nomor telepon dan pesan teks yang masuk akan ditampilkan pada layar LCD pager.
 

Ada beberapa jenis pager:
  • Numeric pager adalah jenis perangkat hanya menampilkan nomor telepon atau kode pager untuk dipanggil.
  • Alfanumerik pager adalah jenis pager yang pada dasarnya merupakan versi modifikasi dari pager numerik dengan layar canggih untuk mengakomodasi teks. Perangkat ini biasanya diberikan alamat email untuk menerima pesan teks.
  • Two-way Alphanumeric (pager alfanumerik dua arah) adalah pager yang mampu untuk mengirim atau menerima pesan teks dan email. Untuk melakukan hal ini, pengguna dapat menginputkan pesan yang dapat diketik dari keyboard yang ada pada pager.

Kebanyakan sistem paging modern menggunakan pengiriman pesan melalui satelit. Dengan system ini, pesan tetap dapat dikirimkan walalupun dalam situasi darurat atau bencana. System satelit tetap dapat bekerja karena ketersediaan layanan tetap ada walau dalam situasi bencana.

Perkembangan Pager
Pager ditemukan oleh seorang ahli telekomunikasi Amerika bernama Al Bruto Pada tahun 1949 dan dipatenkan pada tahun itu juga. Pager pertama kali digunakan di Rumah Sakit Yahudi di kota New York. Namun, pada awalnya, pager Al Bruto tidak diproduksi untuk umum karena larangan FCC tidak menyetujui penggunaan pager untuk keperluan umum sampai tahun 1958.
 

Pager nama pertama kali digunakan pada tahun 1959 ketika Motorola membuat produk komunikasi radio pribadi mereka. Pager produksi Motorola tersebut beroperasi menyampaikan pesan singkat secara individual kepada penerima yang juga memiliki pager. Pager buatan Motorola tersebut tidak memiliki layar dan tidak bisa menyimpan pesan, dan hanya bisa memberitahukan pemakainya bahwa pesan telah dikirim.
 

Pada tahun 1980, ada 3,2 juta pager pengguna di seluruh dunia. Pada waktu itu pager masih memiliki rentang penggunaan yang terbatas dan digunakan terutama dalam situasi dan tempat-tempat tertentu, misalnya ketika tenaga medis berkomunikasi satu sama lain dalam rumah sakit.
Pada tahun 1990, lebih dari 22 juta pager telah digunakan. Dan pada tahun 1994, ada lebih dari 61 juta pager digunakan dan pager menjadi populer untuk penggunaan pribadi.
 

Namun,saat sekarang ini pager menjadi spesies yang terancam punah pemakaiannya. Penjualan pager menurun dan hanya sedikit perusahaan masih membuat pager. Hal ini terjadi karena konsumen lebih beralih menggunakan ponsel seluler sebagai media komunikasi. Hal tersebut beralasan karena ponsel seluler memiliki banyak keunggulan dibanding pager. Selain dapat saling mengirim pesan, pengguna juga dapat berbicara langsung lewat ponsel seluler dan dapat dipakai dalam jangkauan yang luas selama masih ada dalam wilayah jaringan operator.
 

Walau demikian, pager masih tetap digunakan oleh beberapa kelompok seperti tenaga pelayanan darurat, personel medis ataupun militer, karena tidak seperti jaringan komunikasi selular lainnya, pager masih dapat beroperasi di saat darurat atau bencana karena tidak mengalami kelebihan beban jaringan seperti jaringan ponsel seluler yang sering mengalami gangguan ketika ada bencana atau cuaca buruk.
 

Beberapa lingkungan umum yang pager masih digunakan adalah:
  • Pager tetap digunakan untuk memberitahu personil darurat. Sebagai contoh, pager diwajibkan untuk digunakan oleh SAR dan pemadam kebakaran Inggris.,
  • Polisi, pantai, pemerintah daerah koordinator darurat dan pelayanan darurat lainnya juga membawa pager sebagai sistem cadangan jika terjadi keadaan darurat sipil ketika pemancar selular atau jaringan mungkin tidak tersedia.
  • Jasa keamanan menggunakan pager (termasuk satelit global pager) sebagai sinyal disiarkan secara nasional (atau di seluruh wilayah global dalam kasus satelit pager) dan dengan demikian tidak ada cara untuk melacak lokasi pencegat dari pemegang pager.
  • Pager sebagian besar digunakan oleh staf di instansi medis, yang memungkinkan mereka untuk dipanggil untuk keadaan darurat.
  • Beberapa staf konstruksi dan pertambangan harus menggunakan pager satu-arah sebagai lawan dari ponsel, karena ini tidak memicu risiko ledakan di lingkungan tertentu.
  • Staf kereta api (misalnya mereka yang bekerja untuk perusahaan kereta api di Inggris) menggunakan pager karena konsistensi dari sinyal pager, untuk melengkapi penggunaan telpon mobile.
  • Orang-orang tuli yang tidak menggunakan layanan suara mobile kadang-kadang menggunakan pager dua arah.

sumber : http://afmanindya.blogdetik.com
Baca Selanjutnya »

Komunikasi Tulisan

Komunikasi Tulisan adalah komunikasi yang dilakukan dengan perantaraan tulisan tanpa adanya pembicaraan secara langsung menggunakan bahasa yang singkat, jelas dan dimengerti oleh penerima. Komunikasi tulisan dapat berupa "surat menyurat, sms, email dan sebagainya.

Komunikasi tulisan dapat juga melalui naskah-naskah yang menyampaikan informasi kepada masyarakat umum dengan isi naskah yang komplek dan lengkap seperti : surat kabar, majalah, buku-buku. Gambar dan fotopun dapat menyampaikan suatu komunikasi secara tulisan namun tanpa kata-kata, begitu pula dengan spanduk, iklan dan sebagainya.

Dalam komunikasi tulisan kita mempunyai cukup waktu untuk merumuskan dan merancang pesan yang disampaikan. Pengertian komunikasi tulisan adalah :
Komunikasi tulisan adalah suatu proses penyampaian pesan komunikasi dengan menggunakan kata-kata dalam bentuk tulisan. (Subarna 2000 : 75)

Komunikasi tertulis dilakukan baik antara individu dan bagian dalam struktur organisasi peusahaan maupun dengan pihak ketiga. Menurut Bovee dan Thill (1989) dalam penyampaian pesan secara tertulis, mempunyai keuntungan yang sangat besar yaitu :
  • Adanya peluang untuk mengontrol pesan.
  • Isi pesan yang disampaikan dapat memuat informasi yang sangat kompleks dan memerlukan uraian sangat detail.
  • Pesan yang disampaikan dapat didokumentasikan, sehingga dapat dimanfaatkan untuk rujukan pada masa mendatang.
  • Pesan dapat disebabkan secara luas, ketika khalayak yang ingin dijangkau sangat besar dan terpisah secara geografis.

Komunikasi tertulis dapat dipilih bilamana :
  1. Pesan atau subjek yang ingin disampaikan cukup banyak dan komplek; perlu penjelasan panjang lebar suatu teknis; perlu visualisasi pesan dalam bentuk angka-angka, grafik, gambar, data statistik.
  2. Penerima pesan terpisah jarak jauh dengan pemberi pesan.
  3. Memerlukan laporan, data atau dokumen tertulis untuk arsip.
  4. Tidak dibutuhkan tanggapan cepat dari penerima pesan.


Sumber : http://all-about-theory.blogspot.com
Baca Selanjutnya »

Kamis, 10 November 2011

Megafon

Megafon adalah pengeras suara genggam yang menggunakan corong untuk meningkatkan efisiensi elemen-elemen pengirim suara, khususnya elemen diafragma yang digerakkan oleh sebuah electromagnet. Corong itu sendiri merupakan bagian yang pasif dan tidak memperbesar suara dari elemen pengeras suara, tetapi berguna untuk meningkatkan efisiensi antara pengeras suara dan udara. Corong ini bisa dipandang sebagai transformer akustik yang menyediakan impedansi yang sama antara diafragma padat yang berhubungan dan udara dengan kepadatan rendah. Hasil dari proses ini adalah keluaran suara yang lebih baik dari pengeras suara.

Bagian sempit dari corong yang ada di dekat pengeras suara disebut ‘leher’ dan bagian luas yang berada jauh dari pengeras suara biasa disebut ‘mulut’. Corong digunakan untuk memperluas batasan frekuensi yang rendah dari pengeras suara. Saat menempel pada corong, pengeras suara mampu menghasilkan kembali suara rendah dengan lebih kuat. Besarnya corong dan ukuran ‘mulut’ menentukan batas rendahnya frekuensi. Pada pengeras suara genggaam ini, ukuran ‘leher’ hanya berpengaruh pada desain. Corong pada pengeras suara ini dapat meningkatkan jarak frekuensi hingga 5 oktaf.

Corong digunakan untuk memodifikasi karakteristik penciptaan gelombang suara
Cakupan horizontal adalah faktor penentu utama dari lebarnya corong. 
Cakupan vertikal adalah faktor penentu utama dari tinggi corong. 
Kerja poros on dan off akan berbeda tergantung pada bentuk dari corong ini. 
Bentuk dan desain dari pengeras suara genggam ini harus disesuaikan dengan gangguan yang mungkin terjadi dalam proses pengiriman suara, seperti distorsi atau fron gelombang.

Cara Kerja megafon
Corong akustik mengubah variasi bertekanan tinggi dengan perpindahan kecil menjadi variasi bertekanan rendah dengan perpindahan besar, dan sebaliknya. Proses ini dilakukan secara bertahap. Seringnya, hal-hal yang berhubungan dengan eksponen dapat meningkatkan area silang dari corong. Kecilnya wilayah silang dari ‘leher’ corong membatasi jalannya udara, yang menyajikan impedansi tinggi, ke pengeras suara. Hal ini memungkinkan pengeras suara untuk mengembangkan tekanan tinggi untuk perubahan tertentu. Oleh karena itu, gelombang suara yang ada di ‘leher’ corong memiliki tekanan tinggi dan perpindahan kecil. Bentuk runcing dari corong memungkinkan gelombang suara secara berangsur-angsur mengurangi tekanan dan meningkatkan perpindahan hingga gelombang suara mencapai ‘mulut’ corong dimana gelombang suara menjadi bertekanan rendah dan berperpindahan tinggi.

Pengeras suara genggam elektronik memiliki cara kerja yang sama dengan pengeras suara genggam manual, yaitu dengan mengganti diafragma secara mekanik dengan pengeras suara piezoelectric. Pengeras suara dengan desain modern biasanya memiliki khas bercorong kerucut, berhubungan dengan eksponen, dan tractrix runcing. Pada saat pengeras suara genggam digunakan untuk berbicara, semakin rendah rata-rata nyala, maka semakin rendah pula frekuensi yang dihasilkan oleh corong.

Pengeras suara genggam modern dengan keluaran tinggi juga membuat ‘leher’ corong menjadi lebih kecil daripada diafragma kerucut. Hal ini disebut perbandingan “pemuatan” atau “pemadatan” corong. Perbadingan pemadatan adalah wilayah kerucut dibagi wilayah ‘leher’ corong. Khusus untuk bas dan frekuensi jarak tengah, perbandingan pemadatan adalah mulai dari (1,5 - 1) pemadatan rendah, pemadatan normal (2 – 1), sampai ke pemadatan tinggi (3,5 – 1). Keluaran suara frekuensi tinggi kadang-kadang memiliki pemadatan tinggi sampai 10 – 1.

Semakin tinggi pemadatan, maka semakin tinggi pula kemampuan corong untuk menggabungkan diafragma dengan udara pada mulut corong dan meningkatkan efisiensi sampai perbandingan pemadatan menjadi sangat tinggi. Jika pemadatan menjadi sangat tinggi maka corong akan mulai membatasi pergerakan kerucut. Pada titik ini, keluaran suara maksimum dari corong (pada distorsi tertentu) akan dikurangi. Untuk menunjukkan hal ini dengan jelas, letakkan sebuah pengeras suara genggam menghadap ke lantai. Perbandingan pemadatan akan menjadi sangat tinggi , namun keluaran suara dari belakang pengeras suara akan sangat kecil.


Sumber : Wikipedia.com
Baca Selanjutnya »

Minggu, 06 November 2011

Apa Itu Sel Volta

Elemen volta atau sel volta dikembangkan pertama kali oleh Fisikawan Italia bernama Allesandro Volta (1790-1800)

Bagian dari elemen volta adalah :
  • kutub positif (anoda) terbuat dari tembaga (Cu)
  • kutub negatif (katoda) terbuat dari seng (Zn)
  • larutan elektrolit terbuat dari asam sulfat (H2SO4);
Lempeng tembaga memiliki potensial tinggi, sedangkan lempeng seng memiliki potensial rendah. Jika kedua lempeng logam itu dihubungkan dengan lampu, lampu akan menyala. Hal ini membuktikan adanya arus listrik yang mengalir pada lampu.
Sumber : www.edukasi.net.
Baca Selanjutnya »

Baterai (Sel Kering)

Sel Kering atau baterai pertama kali dibuat oleh Laclance. Baterai disebut juga elemen kering, karena elektrolitnya merupakan campuran antara serbuk karbon, batu kawi, dan salmiak yang berwujud pasta (kering)

Bagian dari elemen kering adalah :
  • kutub positif (anoda) terbuat dari batang karbon (C)
  • kutub negatif (katoda) terbuat dari seng (Zn)
  • larutan elektrolit terbuat dari amonium klorida (NH4CI);
  • dispolarisator terbuat dari mangan dioksida (MnO2).
Batang karbon (batang arang) memiliki potensial tinggi, sedangkan lempeng seng memiliki potensial rendah. Beda potensial antara batang karbon dengan seng adalah 1,5 volt.
Sumber : www.edukasi.net.
Baca Selanjutnya »

Aki (Akumulator)

Akumulator juga disebut aki atau elemen basah.

Bagian utama akumulator, yaitu :
  • Kutub positif (anoda) terbuat dari timbal dioksida (PbO2);
  • Kutub negatif (katoda) terbuat dari timbal murni (Pb);
  • larutan elektrolit terbuat dari asam sulfat (H2SO4) dengan kepekatan 30%.

Lempeng timbal dioksida dan timbal murni pada akumulator menghasilkan beda potensial 2 volt untuk mendapatkan akumulator bertegangan 12 volt di rangkaian 6 sel secara seri.
Sumber : www.edukasi.net.
Baca Selanjutnya »

Sabtu, 05 November 2011

Bel Listrik

Komponen utama bel listrik adalah elektromagnet dari solenoid, yang biasanya dua selenoida yang dililitkan pada arah yang berlawanan.

Apabila sakelar ditekan, arus listrik akan mengalir melalui solenoid. Teras besi akan menjadi magnet dan menarik kepingan besi lentur dan pemukul akan memukul bel sehingga menghasilkan bunyi. Tarikan kepingan besi lentur oleh electromagnet akan memisahkan titik sentuh dan sekrup pengatur yang berfungsi sebagai interuptor. Arus listrik akan putus dan teras besi hilang kemagnetannya. Kepingan besi lentur akan kembali ke kedudukan semula. Teras besi akan menjadi magnet dan menarik kepingan besi lentur dan pemukul akan memukul bel kembali. Proses ini berulang-ulang dengan cepat dan bunyi bel terdengar secara terus menerus
Sumber : www.edukasi.net.
Baca Selanjutnya »