Entri Populer

Siswa Link

GIT blog Chatami blog Conchita blog Photoholic blog Tiar Faisal blog Filli blog Paskibra NETIMA blog Wafa Yunie Blog PMR Netima OSIS Netima Blog Pramuka Netima Blog Ekstrakulikuler Netima Blog Giltrun
Blog Suci A Blog Kevin Blog Bintang Gaul Blog Rajin donk Blog Kevin Blog Reena Nur Blog Muammar Blog Herlina Blog Paulus S Blog Nanda MU Blog Mutiara Blog Ghina Islamiaty Blog Frida Meidiana Blog Thesa Nadya Blog Halida LH Blog Danang Blog Terra Anjani Blog Nuke Lusiana Blog Wilda Robiatul A Blog Ratna Eriyanti Blog Disy & Egis Blog Anna Afifah Blog Frida,Devi,Adzani,Tessya Blog Billy Agasi Blog Niki Pinastika Fahira Blog Fazrin Andhika Slamet Firdaus Blog Dandy Kurnia Blog Mudhoffar Fauzarrahmat Blog Bayu Nanda Prasetio Blog Rahayu Setia Yulandari Taska Blog Nindya Amalia Putri Blog Rizqi Agung Wibawa Blog Dehan Gunarsa Blog Tessya Noorrachmi Blog Adzani Oktoisya arya Blog Bayu Nanda Prasetyo Blog Dandy Kurnia Blog Herlina Blog Mudhoffar Fauzarrahmat Blog Nindya Amalia Putri Blog Rahayu Setia YT. Blog Rizqi Agung Wibawa Blog Bagas Satriyo W Blog Billy Agasi Blog Devi Fitriah Blog Elimia Solihat Blog Fadlli Ash-Shidiqqy Blog Fajar Bagja GW Blog Hedianto Dwi Kusumah Blog Lamhot Parluhutan T. Blog Monica Areza Putri Blog Muhamad Fauzan A. Blog Nadya Sofia SS. Blog Niki Pinastika Fahira Blog Ulfy Yunisha Blog Virda Qustiani H. Blog Titim Blog Alan Cantrani Budiman Blog Putri Awan Blog Silvi Maryanti Blog Nenden Ayu Noviyanti Blog Sri Indriani Blog Ghita Nurhalisa Blog Andini Blog Nida Aulia Blog Salma Aulia S

Pengunjung

widgeo.net

Peringkat

Top DSPI - Direktori Situs Pendidikan Indonesia Terbaik


2018 MotoGP Schedule

Yo Kita Belajar TIK-PTD Results

MotoGP 2018 
Maret 18
Qatar (Losail Circuit)

MotoGP 2018 
April 08 
Portugal (Estoril)

MotoGP 2018 
April 22 
Spain (Jerez)

MotoGP 2018 
May 06 
France (Le Mans)

MotoGP 2018
May 20 
Italy (Mugello)

MotoGP 2018 
June 03 
Catalunya (Circuit de Catalunya)

MotoGP 2018 
June 17 
Netherlands (Assen)

MotoGP 2018 
July 01 
Germany (Sachsenring)

MotoGP 2018 
July 15 
United States (Mazda Raceway)

MotoGP 2018 
August 05 
Indianapolis (Indianapolis)

MotoGP 2018 
August 12 
Czech Republic (Automotodrom Brno)

MotoGP 2018 
August 26 
Czech Republic (Automotodrom Brno)

MotoGP 2018 
September 09 
Great Britain (Silverstone)

MotoGP 2018 
September 23 
San Marino & Riviera di Rimini (Misano)

MotoGP 2018 
October 07 
Aragon (Motorland Aragon)

MotoGP 2018 
October 21 
Malaysia (Sepang Circuit)

MotoGP 2018 
October 28 
Australia (Phillip Island)

MotoGP 2018 
November 04 
Japan (Motegi)

MotoGP 2018 
November 18 
Valencia (Comunitat Valencia)

Tampilkan postingan dengan label Perangkat PTD. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Perangkat PTD. Tampilkan semua postingan

Rabu, 06 Februari 2013

Mesin Bor Duduk (Drill)

Mesin bor adalah suatu jenis mesin gerakanya memutarkan alat pemotong yang arah pemakanan mata bor hanya pada sumbu mesin tersebut (pengerjaan pelubangan). Sedangkan Pengeboran adalah operasi menghasilkan lubang berbentuk bulat dalam lembaran kerja dengan menggunakan pemotong berputar yang disebut BOR.

Dengan fungsi tunggal yang bisa dilakukan dengan mesin bor, bagian-bagian penting mesin ini tidak terlalu banyak dan cukup mudah dimengerti. Presisi dan kestabilan merupakan kunci penting untuk mendapatkan hasil yang baik dari sebuah mesin bor baik bor horisontal maupun mesin bor vertikal.

Pergeseran 1 mm pun akan membuat kontruksi kayu menjadi rusak dan tidak terbentuk sebagaimana yang direncanakan.

Bagian utama mesin bor (dengan mata bor tunggal) terdiri dari :
1. Base (Dudukan )
Base ini merupakan penopang dari semua komponen mesin bor. Base terletak paling bawah menempel pada lantai, biasanya dibaut. Pemasangannya harus kuat karena akan mempengaruhi keakuratan pengeboran akibat dari getaran yang terjadi.

2. Column (Tiang)
Bagian dari mesin bor yang digunakan untuk menyangga bagian-bagian yang digunakan untuk proses pengeboran. Kolom berbentuk silinder yang mempunyai alur atau rel untuk jalur gerak vertikal dari meja kerja.

3. Table (Meja)
Bagian yang digunakan untuk meletakkan benda kerja yang akan di bor. Meja kerja dapat disesuaikan secara vertikal untuk mengakomodasi ketinggian pekerjaan yang berbeda atau bisa berputar ke kiri dan ke kanan dengan sumbu poros pada ujung yang melekat pada tiang (column). Untuk meja yang berbentuk lingkaran bisa diputar 3600 dengan poros ditengah-tengah meja. Kesemuanya itu dilengkapi pengunci (table clamp) untuk menjaga agar posisi meja sesuai dengan yang dibutuhkan. Untuk menjepit benda kerja agar diam menggunakan ragum yang diletakkan di atas meja.

4. Drill (Mata Bor)
Adalah suatu alat pembuat lubang atau alur yang efisien. Mata bor yang paling sering digunakan adalah bor spiral, karena daya hantarnya yang baik, penyaluran serpih (geram) yang baik karena alur-alurnya yang berbentuk sekrup, sudut-sudut sayat yang menguntungkan dan bidang potong dapat diasah tanpa mengubah diameter bor. Bidang–bidang potong bor spiral tidak radial tetapi digeser sehingga membentuk garis-garis singgung pada lingkaran kecil yang merupakan hati bor.

5. Spindle
Bagian yang menggerakkan chuck atau pencekam, yang memegang / mencekam mata bor.

6. Spindle head
Merupakan rumah dari konstruksi spindle yang digerakkan oleh motor dengan sambungan berupa belt dan diatur oleh drill feed handle untuk proses pemakananya.

7. Drill Feed Handle
Handel untuk menurunkan atau menekankan spindle dan mata bor ke benda kerja ( memakankan)

8. Kelistrikan
Penggerak utama dari mesin bor adalah motor listrik, untuk kelengkapanya mulai dari kabel power dan kabel penghubung , fuse / sekring, lampu indicator, saklar on / off dan saklar pengatur kecepatan.



Mesin bor horisontal memiliki bagian mesin yang hampir sama dengan mesin bor vertikal. Dengan 2 sistem dasar mesin bor tersebut, terdapat mesin kombinasi yang memiliki lebih dari satu poros mata bor. Mesin sangat efektif ketika produksi masal terutama untuk produksi perabot knock down menggunakan papan buatan yang membutuhkan banyak sekali lubang untuk kontruksi dowel.



Tips pemakaian mesin bor:
1. Buat titik pusat lubang pengeboran dengan paku sebagai penandaan sehingga ujung pusat mata bor lebih mudah 'menemukan' jalurnya. Cara ini direkomendasikan untuk pengeboran dengan jumlah kecil.

2. Ikat benda kerja dengan kuat terhadap meja kerja sehingga tidak mudah bergeser.

3. Gunakan stopper penghantar yang baik pada meja kerja. Permukaan yang kurang rata dan halus akan mempengaruhi posisi center pengeboran.

4. Pastikan bahwa mata bor terikat kuat dan benar pada rumah mata bor.

5. Selalu gunakan mata bor yang masih tajam


Sumber :
http://www.tentangkayu.com/
Baca Selanjutnya »

Selasa, 20 Desember 2011

Apa Itu Test Pen


Test pen sering digunakan dalam kegiatan elektronika. Test penmerupakan alat bantu pengukuran sederhana, test pen digunakanuntuk mengetahui apakah suatu penghantar listrik (kabel atau kawat)memiliki tegangan listrik. Dalam gambar 7 ditunjukkan gambar testpen.Didalam test pen terdapat lampu petunjuk (indicator) yang akanmemberikan tanda, apabila menyala maka pada bagian sumberterdapat tegangan, sebaliknya apabila tidak menyala maka padabagian sumber tidak terdapat tegangan

Cara penggunaan test pen sebagai berikut :
  1. Pegang test pen dengan ujung-ujung jari
  2. Letakkan jari telunjuk pada bagian atas (tempat jari tangan)
  3. Pastikan bahwa jari-jari tangan anda tidak menyentuh bagiansumber dan buatlah pengukuran menjadi nyaman
  4. Tempelkan ujung bagian bawah test pen (tempat sumber) denganpenghantar yang akan diuji.
  5. Perhatikan lampu petunjuk
  6. Lepaskan test pen dari penghantar yang diuji
kesimpulan
Test pen merupakan alat bantu pengukuran yang digunakan untukmengetahui apakah suatu penghantar (atau sumber listrik) terdapattegangan. Test pen tidak dapat mengetahui besarnya tegangansumber. Tespen memiliki lampu petunjuk (indicator) apabila lampumenyala maka pada sumber terdapat tegangan, sebaliknya apabilalampu tidak menyala maka pada sumber tidak terdapat sumber tegangan.




Sumber : http://hmeunisma.blogspot.com/
Baca Selanjutnya »

Senin, 12 Desember 2011

Jenis Reamer


Reamer (peluas) adalah alat potong untuk memperhalus permukaan lubang dan memperbesar lubang yang telah kita siapkan sebelumnya.







Jenis-jenis Reamer :
Adjustablehand reamer
Sebuah alat untuk membesarkan lubang tangan diatur dapat mencakup rentang kecil ukuran. Mereka umumnya direferensikan oleh sebuah surat yang setara dengan berbagai ukuran. Pakai pisau geser sepanjang alur meruncing. Tindakan mengencangkan dan melonggarkan mur menahan di setiap akhir bervariasi ukuran yang mungkin dipotong. Tidak adanya spiral apapun dalam seruling membatasi mereka untuk penggunaan cahaya (materi penghapusan minimal per pengaturan) karena mereka memiliki kecenderungan untuk obrolan. Mereka juga dibatasi untuk penggunaan di lubang terputus. Jika lubang memilikiksial terpecah sepanjang itu, seperti split semak atau lubang klem, setiap gigi lurus pada gilirannya akan jatuh ke celah menyebabkan gigi lainnya untuk menarik kembali dari posisi pemotongan mereka. Hal ini juga menimbulkan tanda obrolan dan mengalahkan tujuan menggunakan alat untuk membesarkan lubang untuk ukuran lubang.

Straght reamer (precision)
Sebuah alat untuk membesarkan lubang lurus digunakan untuk membuat hanya pembesaran kecil untuk lubang. Akhir membesarkan lubang masuknya akan memiliki sedikit lancip, panjang yang akan tergantung pada jenisnya. Hal ini menghasilkan tindakan keterpusatan diri sebagai memasuki lubang mentah. Proporsi besar dari panjang akan menjadi diameter konstan.
Lubang Reamed digunakan untuk membuat lubang sirkularitas tepat dan ukuran, misalnya dengan toleransi -0 / 0,02 mm (0,0008 ") Ini akan memungkinkan pemasangan kekuatan pin dowel mencari, yang tidak perlu dinyatakan dipertahankan dalam tubuh memegang mereka lubang lain,. reamed sedikit lebih besar di bagian lain, akan cocok pin ini secara akurat, namun tidak begitu erat untuk membuat pembongkaran sulit Jenis alignment umum dalam bergabung dari bak mesin membagi bagian seperti yang digunakan dalam sepeda motor dan petinju tipe mesin. Setelah bergabung dengan bagian, kasus dirakit kemudian dapat menjadi garis bosan (menggunakan apa yang ada dalam efek membesarkan lubang berdiameter besar), dan kemudian dibongkar untuk penempatan bantalan dan bagian lain. Penggunaan lubang dowel reamed khas dalam mesin apapun desain, di mana setiap dua bagian lokasi harus terletak dan akurat dikawinkan satu sama lain - biasanya seperti ditunjukkan di atas, ke dalam 0,02 mm atau kurang dari .001 ".
Penggunaan lain lubang reamed adalah untuk menerima baut khusus yang memiliki bahu unthreaded - juga disebut baut bahu. Jenis baut yang biasa digunakan untuk mengganti paku keling peened panas selama retrofit seismik struktur.


Hand reamer
Sebuah alat untuk membesarkan lubang tangan telah lancip lagi atau memimpin di di depan daripada membesarkan lubang mesin. Hal ini untuk mengimbangi kesulitan untuk memulai sebuah lubang dengan kekuatan tangan saja. Hal ini juga memungkinkan alat untuk membesarkan lubang untuk memulai lurus dan mengurangi resiko kerusakan. Para seruling bisa lurus atau spiral.

Machine reamer
Sebuah alat untuk membesarkan lubang mesin hanya memiliki sangat sedikit mengarah masuk Karena membesarkan lubang dan benda kerja adalah pra-sejajar dengan mesin tidak ada risiko itu mengembara tentunya. Selain gaya pemotongan konstan yang dapat diterapkan oleh mesin memastikan bahwa mulai memotong segera. Seruling spiral memiliki keuntungan membersihkan swarf otomatis tetapi juga tersedia dengan seruling lurus seperti jumlah swarf dihasilkan selama operasi reaming harus sangat kecil.

Rose reamer
Sebuah alat untuk membesarkan lubang mawar telah ada bantuan di pinggiran dan diimbangi oleh lancip belakang untuk mencegah mengikat. Mereka terutama digunakan sebagai reamers hidup seadanya.




Shell reamer
Reamers Shell dirancang untuk reaming bantalan dan barang-barang sejenis lainnya. Mereka bergalur hampir seluruh panjang mereka. 

Tapered reamer (precision)
Sebuah alat untuk membesarkan lubang meruncing presisi digunakan untuk membuat lubang meruncing untuk kemudian menerima pin meruncing. Sebuah pin lancip  adalah sebuah perangkat pengetatan diri karena sudut lancip dangkal. Mereka mungkin didorong ke dalam lubang meruncing sehingga penghapusan hanya dapat dilakukan dengan palu dan pukulan. Mereka berukuran oleh urutan nomor (misalnya, alat untuk membesarkan lubang No.4 akan menggunakan pin lancip No.4). Sendi presisi seperti yang digunakan dalam perakitan pesawat dan sering digunakan untuk bergabung dengan dua atau lebih bagian sayap digunakan dalam sailplane. Ini mungkin kembali reamed satu atau lebih kali selama masa manfaat pesawat, dengan sebuah pin besar tepat mengganti pin sebelumnya. 

Morse taper reamer
Sebuah alat untuk membesarkan lubang lancip Morse digunakan secara manual untuk menyelesaikan lengan morse lancip. Ini lengan adalah alat yang digunakan untuk menahan alat pemotong mesin atau pemegang dalam gelondongan mesin seperti bor atau mesin penggilingan. Yang membesarkan lubang yang ditampilkan adalah alat untuk membesarkan lubang finishing. Sebuah alat untuk membesarkan lubang seadanya akan memiliki gerigi sepanjang seruling untuk memecah chip tebal yang dihasilkan oleh aksi pemotongan yang lebih berat digunakan untuk itu.

Combination reamer
Sebuah kombinasi alat untuk membesarkan lubang memiliki dua atau lebih memotong permukaan. Yang membesarkan lubang kombinasi tanah presisi ke dalam pola yang menyerupai beberapa diameter bagian internal. Keuntungan dari menggunakan kombinasi alat untuk membesarkan lubang adalah untuk mengurangi jumlah operasi menara, sementara lebih tepatnya memegang kedalaman, diameter internal dan konsentrisitet. Kombinasi reamers sebagian besar digunakan dalam mesin sekrup atau kedua-operasi mesin bubut , tidak dengan Kontrol Numerik Komputer ( CNC mesin) karena G-kode dapat dengan mudah dihasilkan untuk profil diameter internal.

Reamers kombinasi dapat dibuat dari kobalt, karbida, atau kecepatan tinggi baja perkakas. Bila menggunakan reamers kombinasi untuk rim diameter internal yang besar terbuat dari bahan dengan rendah permukaan kaki per menit , kiat-kiat karbida dapat dibrazing ke bor kosong dikonfigurasi untuk membangun alat untuk membesarkan lubang tersebut. Karbida memerlukan perawatan tambahan karena sangat rapuh dan akan chip jika obrolan terjadi. Hal ini umum untuk menggunakan bor atau bor kombinasi untuk menghapus sebagian besar bahan untuk mengurangi keausan, atau resikp bagian menarik dari pada kombinasi alat untuk membesarkan lubang. 


Tapered reamer (non-precision)
Sebuah alat untuk membesarkan lubang meruncing dapat digunakan membersihkan Gerinda dari lubang dibor, atau untuk memperbesar lubang. Tubuh alat meruncing ke titik. Jenis alat untuk membesarkan lubang terdiri dari tubuh yang, biasanya, adalah sampai dengan 1 / 2 inci diameter, dengan sepotong salib batang pada ujung besar bertindak untuk membentuk pegangan. Hal ini terutama berguna untuk bekerja lebih lembut logam seperti aluminium, tembaga, dan baja ringan. Nama lain untuk itu adalah "pemeliharaan alat untuk membesarkan lubang", mengacu pada penggunaannya dalam tugas-tugas deburring dan memperbesar lain-lain sering ditemukan pada MRO bekerja. Sebuah alat serupa dapat dilihat di pilih pisau Swiss Army, seperti model listrik, untuk digunakan pada saluran.

Sumber : Wikipedia.org
Baca Selanjutnya »

Minggu, 27 November 2011

Jenis-jenis Batu Gerinda

Fungsi dari batu gerinda berbeda-beda dalam pemakaiannya, berikut fungsi dari beberapa jenis batu gerinda : 







Flat wheels, untuk melakukan penggerindaan alat-alat potong seperti handtap, countersink, mata bor, dan sebagainya.


Cup wheels, untuk melakukan penggerindaan alat-alat potong seperti cutter, pahat bubut, dan sebagainya.


Dish grinding wheels, untuk melakukan penggerindaan profil pada cutter.
 
Shaped grinding wheels, untuk memotong alat potong ataupun material yang sangat keras, seperti HSS, material yang sudah mengalami proses heat treatment.
Cylindrical grinding wheels, untuk melakukan penggerindaan diameter dalam suatu jenis produk.

Saucer Grinding Wheels, Gerinda ini biasa digunakan untuk mengerinda bergelombang dan gerinda pemotong. Ini menemukan penggunaan yang luas di non-mesin daerah, karena hal ini filers bertemu digunakan oleh roda piring untuk menjaga bilah gergaji.


Diamond Grinding Wheels, Dalam roda berlian berlian industri tetap terikat ke tepi. Digunakan untuk mengerinda bahan-bahan keras seperti beton, batu permata dll. Sebuah melihat menggorok dirancang untuk mengiris batu permata seperti bahan keras.
Selain fungsi yang berbeda pada setiap jenis batu, juga mempunyai warna batu yang berbeda pula, dimana setiap warna yang dimiliki batu mempunyai karakteristik yang berbeda pula, di pasaran pada umumnya terdapat warna merah muda putih  dan hijau.

Sumber :
Baca Selanjutnya »

Apa itu Pahat (chisel)

Pahat adalah perkakas pertukangan berupa bilah besi yang tajam pada ujungnya untuk melubangi atau mengukir benda keras seperti kayu, batu, atau logam. Pegangannya dibuat dari kayu atau logam. Dalam penggunaannya, pahat ditekan pada bahan untuk memotong bahan tersebut. Dorongan dapat dilakukan sendiri atau dengan bantuan tukul atau palu. Dalam industri, pelantak hidrolik atau palu penempa digunakan untuk membantu pahat dalam memotong bahan.

Woodworking pahat berkisar dari alat-alat tangan kecil untuk rincian kecil, untuk pahat besar digunakan untuk menghilangkan bagian besar dari kayu, dalam 'hidup seadanya keluar' bentuk pola atau desain. Biasanya, dalam ukiran kayu, seseorang mulai dengan alat yang lebih besar, dan secara bertahap berkembang menjadi alat yang lebih kecil untuk menyelesaikan detail. Salah satu jenis pahat terbesar adalah licin , yang digunakan dalam bingkai kayu konstruksi dan pembuatan kapal kayu. Ada banyak jenis pahat kayu yang digunakan untuk tujuan tertentu, seperti:
  • butt chisel: pahat pendek dengan sisi miring dan lurus untuk menciptakan sendi.

  • carving chisels: digunakan untuk desain rumit dan mematung; tepi memotong banyak; seperti menipu, miring, perpisahan, lurus, pengupas, dan V-groove.
 
  • corner chisel: menyerupai pukulan dan memiliki tepi pemotongan berbentuk L. Membersihkan lubang persegi, mortises dan sudut dengan sudut 90 derajat.

  • bevel edge chisel: bisa mendapatkan di sudut akut dengan tepi bevelnya.
 
  • flooring chisel: memotong dan bahan lantai lift untuk penghapusan dan perbaikan; ideal untuk lantai lidah-dan-groove.

  • framing chisel: biasanya digunakan dengan palu mirip dengan pahat pantat, kecuali ia memiliki pisau lagi, sedikit fleksibel.
 
  • slick : pahat besar didorong oleh tekanan manual, tidak pernah memukul.
 
  • mortise chisel: tebal, kaku dengan pisau bermata lurus dan mendalam, sisi yang sedikit meruncing untuk membuat mortises dan sendi serupa.

  • paring chisel: memiliki pisau panjang yang sangat ideal untuk membersihkan alur dan mengakses ruang rapat.

  • skew chisel: memiliki sudut potong 60 derajat dan digunakan untuk pemangkasan dan finishing.

  • dovetail chisel: Dibuat khusus untuk memotong pas sendi. Perbedaan adalah ketebalan tubuh pahat, serta sudut tepi, yang memungkinkan akses yang lebih mudah pada sendi. 


Sumber : Wikipedia.org
Baca Selanjutnya »

Jumat, 25 November 2011

Jenis Jenis Kunci (wrench)

Kunci Pas
Kunci pas digunakan untuk memutar baut kepala segi enam dengan ukuran tertentu sesuai dengan ukuran kepala baut.


Kunci Ring (Box wrench)
Kunci ini digunakan untuk membuka baut kepala segi enam yang mempunyai 12 sudut kunci pada tempat-tempat yang sempit.


Kunci Ellen (Hexagon screwdrivers)
Digunakan untuk memutar baut dengan kepala socket yang berbentuk segi enam


Kunci Socket
Pada satu set kunci socket mempunyai berbagai macam ukuran, untuk memutarkan socket pada kunci ini digunakan batang pemutar khusus yang dimaksudkan pada kunci socket. Pada bagian socket kunci ini mempunyai sudut segi duabelas beraturan.


Kunci Pipa (Pipe wrench)
Kunci ini digunakan untuk memegang benda yang berbentuk bulat, baik pejal maupun berbentuk pipa. Pada bagian tangkainya terdapat baut pengatur kedudukan rahang.


Baca Selanjutnya »

Kamis, 24 November 2011

Mesin Gerinda


Mesin gerinda adalah sebuah mesin pengasah untuk mempertajam alat-alat potong, misalnya pahat tangan, pahat bubut, pahat sekerap, mata bor, dan sebagainya.

Mesin gerinda terdiri dari dua buah batu gerinda, pada umumnya yang satu halus dan lainnya kasar. Pengikatan batu gerinda dilakukan pada porosnya dimana ulir pengikatnya adalah ulir kiri dengan sebuah flens, pengikatan tidak boleh terlalu kuat agar batu gerinda tidakpecah, biasanya diperlukan bos (bush) untuk menahan antara batu gerinda dengan porosnya. 

Pada mesin gerinda terdapat tempat dudukan benda kerja dan tempat air pendingin. 
Tempat dudukan benda kerja dapat disetel posisinya sesuai dengan ketepatan posisi dan jarak dengan batu gerinda, diman jarak dengan batu gerinda diatur kurang lebih 1-2 mm. 
Untuk air pendingin tidak disarankan menggunakan campuran oli pendingin (dromus), karena dengan menambah oli pendingin bila air pendingin mengenai tangan akan membuat licin pada saat menggerinda.


Roda Gerinda
Roda gerinda terdiri dari abrassive (butiran pemotong) dan bond (perekat) yang dibuat dengan cara pemanasan pada dapaur listrik sampai temperatur tertentu kemudian dikempa dalam bentuk cetakan yang diinginkan. Roda gerinda digunakan untuk pekerjaan finishing, mengasah pisau atau untuk jenis pekerjaan lain yang tidak bisa dikerjakn secara pemesinan

Struktur Roda Gerinda
Struktur roda gerinda ditentukan oleh besar kecilnya volume pori-pori yang terdapat di antara butiran pemotong. Pori-pori berfungsi sebagai ruang/tempat beram dan memperbaiki proses pendinginan.
Macam-macam struktur roda gerinda :
1. Struktur Terbuka
2. Struktur Padat
3. Struktur Pori-pori

Pemeliharaan Roda Gerinda
1. Pemeriksaan Roda Gerinda
Akibat pengangkutan atau penyimpanan yang tidak hati-hati, kemungkinan roda gerinda rusak/retak bisa terjadi. Jika hal ini dibaikan akan menyebabkan kecelakaan yang fatal. Oleh karena itu sebelum dipasang roda gerinda harus diperiksa dari keretakan dengan cara dipikul pelan memakai sejenis tangkai obeng. Daerah yang harus diperinsa dengan cara tadi pada setiap 45° seperti terlihat pada gambar dibawah
Roda gerinda yang tidak retak jika dipukul suaranya lebih nyaring dibandingkan dengan roda gerinda yang retak.

2. Pemasangan Roda Gerinda
Roda gerinda harus terpasang kuat dan aman pada spindel mesin. Oleh karena itu paking kertas tebal yang sudah terpasang pada kedua sisi roda gerinda baru jangan sampai dilepas, bahkan jika tidak ada harus dibuat baru dengan jenis yang serupa. Paking ini berfungsi sebagai peredam dan perapat antara roda gerinda dengan flens.

3. Pengasahan (Dressing) Roda Gerinda
Akibat pemakaian terus menerus atau pemakaian jenis bahan yang tidak cocok, permukaan roda gerinda bisa tumpul atau rusak/tidak rata sehingga perlu diasah/didreser supaya permukaan menjadi rata dan tajam kembali.


Baca Selanjutnya »

Rabu, 23 November 2011

Jenis-jenis Gunting plat

Ada berbagai macam bentuk gunting tangan yang dapat digunakan untuk memotong pelat-pelat tipis, yaitu:

1. Gunting tangan lurus (Aviation Straight)
Gunting tangan lurus digunakan untuk menggunting lurus. Gunting ini mempunyai rahang lurus yang panjangnya antara 2 4½”,sedang panjang seluruhnya adalah antara 7 sampai 15¾”.

2. Gunting  tangan kombinasi. 
Gunting tangan kombinasi mempunyai ukuran yang sama dengangunting tangan lurus. Bedanya adalah pada penampang potongnya; gunting tangan kombinasi memungkinkan untuk memotonglengkung, sehingga dapat digunakan untuk memotong bentuk-bentuk yang tidak beraturan

3. Gunting tangan paruh burung
Gunting ini dapat digunakan untuk memotong lengkung luarataupun lengkung dalam berdiameter kecil dan untuk memotongpipa (membuat lubang pada pipa).

4. Gunting tangan dirgantara (Aviation)
Gunting tangan dirgantara terdiri atas tiga bentuk, yakni : lurus, kiridan kanan dengan panjang ±10” dan rahang 2”.Sisi potongnya bergerigi dan dikeraskan, sehingga dapat memotong pelat yang relatif tebal (± 0,8 mm). Membedakan antara gunting kanan dan kiri dapat dengan melihat sisi potong dan warna tangkainya. Sisi potong atas gunting kananterletak sebelah kanan, sedangkan sisi potong atas gunting kiri terletak sebelah kiri. Penggunaan gunting kanan adalah untuk memotong arah kiri, sedang gunting kiri sebaliknya.



5. Gunting tangan bulldog
Gunting tangan bullgog digunakan untuk pemotongan pelat agak tebal (max 1,5 mm) baik lurus maupun bentuk-bentuk tak teraturatau lengkung.Gunting ini seperti gunting tangan kombinasi tapi sisi potongnyalebih pendek, sedang tangkainya lebih panjang. Panjang seluruhnyaadalah 4” ~ 17” dengan sisi potong (rahang) sepanjang 2½ ”.

6. Gunting tangan Lingkaran.
Gunting tangan lingkaran digunakan untuk pemotong bentuk lingkaran karena sisi potongnya lengkung. Ukuran dari gunting tangan lingkaran ini sama dengan gunting tangan lurus yaitupanjang seluruh 7 ~ 15¾” dan rahang 2 ~ 4 ½”.

7. Gunting tangan Trojan.
Gunting ini dapat digunakan untuk memotong lurus dan lengkung.Sisi potong cukup kecil sehingga memungkinkan untuk pemotongan tajam tanpa membengkokkan pelat.Ukuran dari gunting ini ada dua macam, yaitu panjang 12” dengan sisi potongnya 2 ½”, dan panjang 15” dengan sisi potongnya 3”.
  
Sumber :      
Baca Selanjutnya »

Selasa, 22 November 2011

Jenis-jenis Jangka

Jangka adalah alat ukur/alat gambar yang dapat digunakan untuk mengukur dan membuat suatu lingkaran. Kelemahan alat ini adalah tidak dapat memberikan ukuran secara langsung, sehingga memerlukan bantuan alat ukur lain seperti: mistar, meteran, atau siku-siku.

1. Jangka tusuk
Jangka tusuk mempunyai sepasang kaki berujung lancip. Bila dalam keadaan tertutup ke dua ujung kaki tadi berimpit dan sama panjang. Jangka tusuk digunakan untuk menggambar lingkaran pada benda kerja dan untuk memindahkan jarak dari alat ukur (atau benda satu) ke benda lain.

2. Jangka bengkok (outside calipers)
Sepasang kaki jangka bengkok berbentuk melengkung dengan radius yang sama.
Jangka bengkok digunakan untuk mengukur diameter luar atau ukuran luar suatu benda. Alat ini terdiri dari sepasang kaki bengkok, per penekan dan sebuah mur baut sebagai pengatur. Jangka bengkok sering digunakan karena mudah dalam penggunaannya (cara mengaturnya). Hasil ukuran harus dikonversikan dengan alat ukur mistar, meteran, atau siku-siku.

3. Jangka kaki (inside calipers)
Fungsi jangka kaki adalah untuk mengukur diameter dalam (diameter lubang) atau lebar suatu celah. Kakinya berbentuk lurus dengan ujung menonjol ke luar. Hasil pengukuran harus dikonversikan dengan alat ukur mistar, meteran atau siku-siku.

4. Jangka sorong (vernier valipper sketmat)
Jangka sorong terbuat dari baja tahan karat dengan ketelitian yang sangat tinggi. Ketelitian jangka sorong ada yang mencapai 0,0001 mm. Alat semacam ini digunakan pada industri yang memerlukan ketelitian prima, seperti: pabrik mobil, pesawat terbang, pesawat ruang angkasa, dan lain-lain.Jangka sorong terdiri dari dua bagian, yaitu: badan jangka sorong yang ukuran metrik dan imperial, dan rahang yang diberi nonius dengan pembagian devisi. Pada rahang terdapat baut pengencang yang berfungsi untuk mengunci setelah pengukuran.

5. Pemola
Pemola terbuat dari logam agar kestabilan terjamin. Alat ini berguna untuk mengukur sebuah benda yang mempunyai panjang dan tebal sama. Alat ini sering digunakan dalam pembuatan kria yang berjumlah besar. Pemola ada dua jenis, yaitu: pemola tunggal dan pemola ganda.

Sumber :
Baca Selanjutnya »

Rabu, 19 Oktober 2011

Bagian Penting Mesin Bor

Dengan fungsi tunggal yang bisa dilakukan dengan mesin bor, bagian-bagian penting mesin ini tidak terlalu banyak dan cukup mudah dimengerti. Presisi dan kestabilan merupakan kunci penting untuk mendapatkan hasil yang baik dari sebuah mesin bor baik bor horisontal maupun mesin bor vertikal.

Pergeseran 1 mm pun akan membuat kontruksi kayu menjadi rusak dan tidak terbentuk sebagaimana yang direncanakan.


Bagian utama mesin bor (dengan mata bor tunggal) terdiri dari:
Dasar Mesin: Sebagai dudukan mesin pada penempatannya di atas meja kerja atau lantai kerja.
Meja Kerja: Untuk meletakkan benda kerja. Meja kerja bisa dirubah posisi ketinggiannya untuk menyesuaikan kedalaman lubang dengan menggunakan pengunci meja kerja.
Tuas Penggerak: Tuas ini untuk menggerakkan mata bor ke arah benda kerja. Panjang dan kedalaman bisa diatur dari tuas ini dengan cara menentukan ukuran penghenti.

Mesin bor horisontal memiliki bagian mesin yang hampir sama dengan mesin bor vertikal. Dengan 2 sistem dasar mesin bor tersebut, terdapat mesin kombinasi yang memiliki lebih dari satu poros mata bor. Mesin sangat efektif ketika produksi masal terutama untuk produksi perabot knock down menggunakan papan buatan yang membutuhkan banyak sekali lubang untuk kontruksi dowel.

Tips pemakaian mesin bor:
1. Buat titik pusat lubang pengeboran dengan paku sebagai penandaan sehingga ujung pusat mata bor lebih mudah 'menemukan' jalurnya. Cara ini direkomendasikan untuk pengeboran dengan jumlah kecil.

2. Ikat benda kerja dengan kuat terhadap meja kerja sehingga tidak mudah bergeser.

3. Gunakan stopper penghantar yang baik pada meja kerja. Permukaan yang kurang rata dan halus akan mempengaruhi posisi center pengeboran.

4. Pastikan bahwa mata bor terikat kuat dan benar pada rumah mata bor.

5. Selalu gunakan mata bor yang masih tajam.


Sumber : http://www.tentangkayu.com
Baca Selanjutnya »

Gigi Gergaji Lingkaran (Circle)

Sebelum memasang gergaji lingkaran atau ketika membeli gergaji lingkaran untuk cadangan mesin anda sangat penting diketahui bahwa terdapat berbagai jenis bilah gergaji yang telah didesain sesuai dengan fungsi dan tujuan masing-masing. Ada yang didesain khusus hanya untuk membelah kayu, ada yang didesain khusus untuk memotong dan ada pula yang difungsikan untuk fungsi 'kombinasi' dalam arti baik untuk membelah dan memotong.


Dengan cara ini kita bisa mendapatkan jenis bilah gergaji yang tepat dan sesuai dengan anggaran yang kita miliki. Dan perbedaan yang bisa kita lihat dari masing-masing fungsi tersebut adalah berdasarkan jumlah gigi gergaji, lubang tatal, konfigurasi gigi gergaji dan sudut gigi gergaji.

1. Jumlah Gigi Gergaji

Untuk memotong kayu biasanya dibutuhkan bilah gergaji dengan jumlah gigi lebih banyak agar mendapatkan hasil potongan yang halus dan rapih. Dengan jumlah gigi lebih banyak berarti 'kerja' setiap gigi gergaji menjadi lebih ringan dan lebih sedikit dan permukaan pada kayu yang dipotong tidak terdapat serpihan-serpihan kecil yang kasar.
Bilah Gergaji potong biasanya memiliki gigi antara 60-80 buah yang mampu menghasilkan potongan yang sangat halus. Bahkan apabila menggunakan jenis material baja yang paling berkualitas, hasil potongan bisa terlihat halus mengkilap.

Bilah gergaji belah memiliki jumlah gigi lebih sedikit, sekitar minimal 24 gigi akan tetapi mampu menghasilkan kecepatan dorong yang tinggi pada waktu membelah. Gergaji belah membutuhkan sedikit tenaga untuk 'mencabik' kayu.

2. Lubang Tatal

Rongga ini terdapat pada setiap jumlah tertentu gigi gergaji sesuai fungsinya sebagai ruang untuk serbuk gergaji. Gergaji belah membutuhkan ruang lebih besar dan lebih banyak karena kecepatan dorong pada mesin gergaji belah atau ripsaw sehingga banyak sekali tatal atau serbuk yang harus ditampung. Pada bilah gergaji kombinasi, lubang tatal terdapat dua ukuran sedemikian rupa sehingga pada saat salah satu fungsinya digunakan akan berfungsi dengan maksimal.

3. Konfigurasi Gigi

Bentuk gigi gergaji dan bagaimana gigi-gigi tersebut terpasang juga mempengaruhi kualitas pemotongan/pembelahan. Apakah gigi-gigi tersebut terpasang miring atau berselingan sangat berhubungan erat dengan bagaimana bilah gergaji melakukan tugasnya.


Flat Top (FT)

Digunakan untuk membelah kayu keras maupun kayu lunak. Dengan desain gigi tersebut sangat efektif untuk 'menyayat' serat kayu pada saat pembelahan kayu searaha serat.

Alternate Top Bevel (ATB)

Gigi gergaji disusun secara berselang-seling dan memiliki sudut runcing pada bagian sisinya untuk memotong serat dahulu setelah kemudian membersihkan bagian tengah garis potongnya. Gigi ATB biasanya digunakan untuk gergaji potong.

Combination Tooth (Comb)

Susunan gigi seperti ini biasanya untuk bilah gergaji yang berfungsi untuk mesin kombinasi, belah dan potong. Konfigurasi yang umum adalah pada setiap 5 gigi gergaji memiliki komposisi 4 : 1 yaitu empat gigi FT dan satu gigi ATB. Oleh karena itu pula biasanya gergaji dengan konfigurasi Comb memiliki lubang tatal yang lebar.

Triple Chip Grind (TCG)

Konfigurasi gigi seperti ini digunakan khusus untuk memotong material seperti multipleks, MDF dan plastik. Posisi gigi yang berbentuk 'trapesium' sedikit lebih tinggi daripada gigi yang flat (FT).

High Alternate Top Bevel (HiATB)

Desain gigi gergaji seperti ini mampu menghasilkan bidang potongan yang sangat halus dan mengkilap. Dengan bentuk penampang gigi gergajinya yang miring/trapesium juga bisa untuk memotong bahan keras seperti lembaran melamin (kita mengenalnya sebagai formika, walaupun sebenarnya ini adalah sebuah merek terkenal untuk bahan buatan tersebut).


4. Sudut Gigi Gergaji

Yang dimaksud dengan sudut gigi adalah sudut antara garis ujung gigi ke arah pusat lingkaran gergaji dengan garis yang searah dengan permukaan gigi dari ujung gigi hingga pangkal gigi gergaji. Sudut tersebut biasanya dibuat antara 5-20°. Apabila lebih besar sudut lebih kuat pula tenaga untuk memotong serat kayu. Namun juga perlu diperhatikan kehalusan hasil pemotongan. Lihat gambar di atas.

Sumber : http://www.tentangkayu.com
Baca Selanjutnya »

Sabtu, 13 Agustus 2011

Ketam Kayu



Ketam kayu manual sudah sejak lama menjadi alat utama pada proses pengerjaan kayu. Berfungsi untuk menghaluskan permukaan kayu setelah keluar dari kiln dry. Begitu banyak jenis dan bentuk alat serut manual ini dan fungsinya-pun bermacam-macam.

Dari model dan desainnya, model dengan pegangan depan dan belakang lebih tepat dan nyaman digunakan di atas meja kerja tukang kayu. Model ini sekarang lebih banyak dibuat dari bahan logam.

Dan model lainnya dengan batang pegangan melintang batang ketam lebih tepat untuk bekerja di atas bangku kerja. Pada model ini terdapat bermacam-macam ukuran panjang. Ukuran paling kecil (sekitar 15-18cm) lebih berfungsi untuk menghaluskan permukaan kayu yang telah diserut atau permukaan kayu yang agak melengkung. Ukuran sedang (20-25cm) menjadi ukuran standard pada proses penghalusan pertama kali.
Ukuran paling panjang (hingga 40cm) sangat optimal untuk pelurusan balok panjang atau pembuatan sisi miring pada ujung kayu.

Bagian Ketam Kayu (tradisional) dan fungsinya:
1. Blok Ketam
Bagian utama ini berbentuk balok ukuran sekitar 25 x 7,5 x 5,5 cm dengan bagian dasar sangat rata dan halus. Bahan baku kayu yang keras sangat mempengaruhi keawetan dari alat tangan ini. Pada bagian tengahnya dilubangi sedemikian rupa untuk mata pisau beserta pasak pengunci.
2. Batang pegangan: Terdapat lubang melintang di tengah blok ketam untuk menempatkan batang kayu sebagai pegangan.
3. Mata pisau utama:
Mata pisau selebar sekitar 44mm menjadi bagian penting untuk ketam kayu.
4. Pisau penebal
Berfungsi untuk mengatur ketebalan serutan. Plat pisau ini terhubung dengan pisau utama dengan sekrup yang bisa mengatur peletakan pisau penebal terhadap pisau utama.
5. Pasak
Pasak pisau untuk mengencangkan posisi pisau terhadap blok ketam.



Penggunaan Dasar
Ukuran ketebalan tatal pada saat mengetam ditentukan oleh jarak pisau penahan dengan ujung pisau. Semakin lebar tatal akan semakin tebal, namun daya dorong yang dibutuhkan juga harus lebih besar.
Untuk menghindari permukaan kasar, pengetaman musti dilakukan searah dengan serat kayu ke permukaan.

Jenis Ketam Kayu
Tukang kayu profesional mengenal 3 jenis dasar ketam kayu (manual). 3 jenis ketam tersebut adalah ketam biasa, yaitu ketam dengan ukuran sedang yang digunakan untuk penghalusan pertama kali kayu gergajian. Jenis kedua adalah ketam penghalus, berukuran lebih pendek dan memiliki mata pisau tunggal dengan posisi terbalik.
Dan ada pula ketam lengkung yang memiliki bentuk melengkung (cembung) pada dasar blok ketam.
Namun ketam ini memiliki kelemahan dengan ukuran lengkungan yang terbatas.
Sumber : http://www.tentangkayu.com
Baca Selanjutnya »