Google+ Followers

Entri Populer

Siswa Link

GIT blog Chatami blog Conchita blog Photoholic blog Tiar Faisal blog Filli blog Paskibra NETIMA blog Wafa Yunie Blog PMR Netima OSIS Netima Blog Pramuka Netima Blog Ekstrakulikuler Netima Blog Giltrun
Blog Suci A Blog Kevin Blog Bintang Gaul Blog Rajin donk Blog Kevin Blog Reena Nur Blog Muammar Blog Herlina Blog Paulus S Blog Nanda MU Blog Mutiara Blog Ghina Islamiaty Blog Frida Meidiana Blog Thesa Nadya Blog Halida LH Blog Danang Blog Terra Anjani Blog Nuke Lusiana Blog Wilda Robiatul A Blog Ratna Eriyanti Blog Disy & Egis Blog Anna Afifah Blog Frida,Devi,Adzani,Tessya Blog Billy Agasi Blog Niki Pinastika Fahira Blog Fazrin Andhika Slamet Firdaus Blog Dandy Kurnia Blog Mudhoffar Fauzarrahmat Blog Bayu Nanda Prasetio Blog Rahayu Setia Yulandari Taska Blog Nindya Amalia Putri Blog Rizqi Agung Wibawa Blog Dehan Gunarsa Blog Tessya Noorrachmi Blog Adzani Oktoisya arya Blog Bayu Nanda Prasetyo Blog Dandy Kurnia Blog Herlina Blog Mudhoffar Fauzarrahmat Blog Nindya Amalia Putri Blog Rahayu Setia YT. Blog Rizqi Agung Wibawa Blog Bagas Satriyo W Blog Billy Agasi Blog Devi Fitriah Blog Elimia Solihat Blog Fadlli Ash-Shidiqqy Blog Fajar Bagja GW Blog Hedianto Dwi Kusumah Blog Lamhot Parluhutan T. Blog Monica Areza Putri Blog Muhamad Fauzan A. Blog Nadya Sofia SS. Blog Niki Pinastika Fahira Blog Ulfy Yunisha Blog Virda Qustiani H. Blog Titim Blog Alan Cantrani Budiman Blog Putri Awan Blog Silvi Maryanti Blog Nenden Ayu Noviyanti Blog Sri Indriani Blog Ghita Nurhalisa Blog Andini Blog Nida Aulia Blog Salma Aulia S

Pengunjung

widgeo.net

Peringkat

Top DSPI - Direktori Situs Pendidikan Indonesia Terbaik


2013 MotoGP Schedule

Yo Kita Belajar TIK-PTD Results

MotoGP 2013 
April 07
Qatar (Losail Circuit)

MotoGP 2013 
April 21 
Portugal (Estoril)

MotoGP 2013 
May 05 
Spain (Jerez)

MotoGP 2013 
May 19 
France (Le Mans)

MotoGP 2013
June 02 
Italy (Mugello)

MotoGP 2013 
June 16 
Catalunya (Circuit de Catalunya)

MotoGP 2013 
June 29 
Netherlands (Assen)

MotoGP 2013 
July 14 
Germany (Sachsenring)

MotoGP 2013 
July 21 
United States (Mazda Raceway)

MotoGP 2013 
August 18 
Indianapolis (Indianapolis)

MotoGP 2013 
August 25 
Czech Republic (Automotodrom Brno)

MotoGP 2013 
September 01 
Great Britain (Silverstone)

MotoGP 2013 
September 15 
San Marino & Riviera di Rimini (Misano)

MotoGP 2013 
September 29 
Aragon (Motorland Aragon)

MotoGP 2013 
October 21 
Malaysia (Sepang Circuit)

MotoGP 2013 
October 20 
Australia (Phillip Island)

MotoGP 2013 
October 27 
Japan (Motegi)

MotoGP 2013 
November 10 
Valencia (Comunitat Valencia)

bismillah"

Selasa, 22 Januari 2013

Konversi Bilangan Desimal, Biner, Oktal dan Heksadesimal

Sudah tahu jenis bilangan (angka) yang dipakai dari zaman dulu sampai sekarang, yaitu angka arab (0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9) dan angka romawi (I, V, X, L, C, D, M) . Selanjutnya kita mengenal Sistem Bilangan, 

Sistem Bilangan : Suatu cara untuk mewakili besaran-besaran fisik. Sistem bilangan terdiri dari :

1. Basis Bilangan Tertentu
2. Absolute Digit
Nilai Mutlak dari masin-masing bilangan
3. Positional Value
Nilai Penimbang atau bobot dari masing-masing digit bilangan tergantung dari letak posisinya yaitu bernilai basis di pangkatkan dengan urutan posisinya.
 
Komputer bekerja menggunakan sistem digital atau hanya mengenal sistem bilangan biner (sederet angka yang hanya terdiri dari angka 0 atau 1), ada juga yang berpendapat dalam dunia komputer mengenal 4 jenis bilangan yaitu : Biner, Oktal, Desimal dan Heksadesimal.



1. Bilangan Desimal
Bilangan desimal adalah bilangan yang menggunakan 10 angka atau simbol bilangannya berjumlah 10 yaitu angka 0 sampai 9. bilangan desimal sering juga disebut sebagai bilangan yang berbasis 10. berikut contoh penulisan bilangan desimal.
Contoh penulisan bilangan desimal : 1710. bilangan desimal berbasis 10, maka angka 10-lah yang menjadi subscript pada penulisan bilangan desimal.

2. Bilangan Biner
Bilangan biner adalah bilangan yang hanya menggunakan 2 angka (jumlah simbolnya ada 2) yaitu 0 dan 1. Bilangan biner juga sering disebut sebagai bilangan yang berbasis 2. dan setiap bilangan pada biangan biner disebut bit yang dimana 1 byte = 8 bit
contoh penulisan bilangan biner yaitu 110010012

3. Bilangan Oktal
Hampir sama seperti bilangan desimal, namun bilangan oktal hanya menggunakan 8 angka (jumlah simbolnya ada 8) yaitu 0 sampai 7. bilangan oktal sering disebut sebagai bilangan berbasis 8. berikut contoh penulisan bilangan oktal yaitu 158

4. Bilangan Heksadesimal
Bilangan heksadesimal atau bilangan heksa adalah bilangan yang berbasis 16. bilangan ini menggunakan 16 simbol yaitu angka 0 sampai 9 lalu dilanjutkan dengan huruf A sampai F. maksudnya adalah huruf A mewakili angka 10, B adalah 11 dan seterusnya. contoh penulisan bilangan heksa yaitu C216

setelah kita mengetahui tentang bilangan - bilangan di atas, kita tinggal bagaimana mengkonversi bilangan-bilangan tersebut, inilah bagan konversi dari ke-4 sistem bilangan.
nah sekarang kita belajar cara mengkonversi bilangan - bilangan tersebut

1. Desimal - Biner
misalnya contoh kita akan mengkonversi bilangan desimal 3510  menjadi bilangan biner.
caranya adalah...

pertama kita bagi bilangan tersebut dengan 2, tapi ingat, hasil baginya harus bulat. maksudnya misal 35 dibagi 2 adalah 17 sisa 1. lakukan berulang hingga hasil bagi dan sisa terakhir adalah 0.

35 : 2 = 17 sisa 1
17 : 2 = 8   sisa 1
8   : 2 = 4   sisa 0
4   : 2 = 2   sisa 0
2   : 2 = 1   sisa 0
1   : 2 = 0   sisa 1
0   : 2 = 0   sisa 0

nah, setelah selesai membagi tinggal kita susun aja nih, tapi ingat nyusunnya dari bawah ke atas jadinya 0100011

2. Biner - Desimal
misalnya kita kita pake contoh di atas, kita coba ubah bilangan 1000112 menjadi bilangan desimal. caranya adalah...

pertama kita susun berjajar angka - angka tersebut

1 0 0 0 1 1

kemudian setiap angka digit kita kalikan dengan 2^n,  kita mulai dari pangkat 0 dari kanan

     1                      0                         0                         0                          1                       1
1 x 2^5     +      0 x 2^4       +      0 x 2^3      +       0 x 2^2      +       1 x 2^1      +     1 x 2^0 

maka hasilnya adalah 3510 :)   * tanda ^ maksudnya pangkat


3. Desimal - Oktal
kita coba dengan angka 3510 kita konversi ke bilangan oktal
caranya sebagai berikut...


seperti kita tahu sebelumnya, bilangan oktal adalah bilangan berbasis 8, jadi untuk mengkonversi bilangan desimal menjadi bilangan oktal adalah dengan membaginya dengan 8.


35 : 8 = 4 sisa 3
3   : 8 = 0 sisa 3
0   : 8 = 0 sisa 0


sama seperti bilangan biner, untuk menyusun bilangan oktal adalah dari bawah ke atas. jadi bilangan oktal dari bilangan desimal 3510 adalah 0338 atau 338.


4. Oktal - Desimal
selanjutnya adalah bagaimana mengkonversi bilangan oktal ke bilangan desimal, silahkan disimak langkah - langkahnya...


kita ambil contoh di atas. misalnya kita akan mengubah bilangan 338 menjadi bilangan desimal.
pertama susun bilangan tersebut menyamping, kemudian kalikan dengan 8 pangkat n dari kanan dimulai dengan pangkat 0.


    3                    3
3 x 8^1   +    3 x 8^0     =  32 + 3
                                      =  35


jadi kita peroleh bilangan desimalnya adalah 3510


5. Desimal - Heksadesimal
selanjutnya kita coba untuk mengubah bilangan desimal menjadi bilangan heksadesimal. caranya masih sama dengan mengubah desimal ke biner atau desimal ke oktal. hanya saja pembaginya adalah 16, karena seperti kita tahu bahwa bilangan heksadesimal adalah bilangan berbasis 16. contohnya kita coba mengubah bilangan desimal 9110 menjadi bilangan heksadesimal.


91 : 16 = 5 sisa 11 *11 = B
5   : 16 = 0 sisa 5
0   : 16 = 0 sisa 0


jadi bilangan yang kita dapat adalah 5B


6. Heksadesimal - Desimal
sekarang kita coba ubah kembali bilangan heksadesimal di atas menjadi bilangan desimal
berikut langkah - langkahnya...
sama seperti mengubah bilangan biner ke desimal atau oktal ke desimal, hanya saja karena bilangan heksadesimal berbasis 16, maka kita kalikan dengan 16 pangkat n dimulai dari kanan dengan pangkat pertama 0
contoh 5B


     5        |        B


*kita ubah dulu menjadi angka


5                |           11
5 x 16^1    +   11 x 16^0   = 80 + 11
                                          = 91


maka bilangan desimalnya adalah 9110


7. Biner - Oktal
berikutnya kita pelajari tentang mengubah bilangan biner ke oktal. prinsipnya adalah setiap 3 digit bilangan biner adalah menjadi 1 digit bilangan oktal.
kita coba dengan contoh 1 0 0 0 1 12


pertama kita ambil 3 digit dari belakang, kemudian kalikan dengan 2 pangkat n , dimulai dari pangkat 0 dari kanan.


1     0      0      |    0    1     1
* bila tidak genap dibagi 3, tambahkan saja angka 0 di depannya


1 x 2^2   + 0 x 2^1   + 0 x 2^0     |    0 x 2^2   + 1 x 2^1   + 1 x 2^0


= 4 + 0 + 0                                   |   = 0 + 2 + 1
= 4                                               |    = 3


maka bilangan oktal dari 1000112 adalah 438


8. Oktal - Biner
setelah mengerti cara mengubah Biner ke  Oktal, sekarang kita balik yaitu dari oktal ke desimal. kita coba mengubah angka 238 menjadi bilangan biner dengan langkah sebagai berikut.
pertama ingat bahwa 3 digit bilangan biner adalah 1 digit bilangan oktal, maka kita susun bilangan tersebut terlebih dahulu. kemudian kita bagi 2 tiap digitnya...


          4                     |               3


4 : 2 = 2 sisa 0                  3 : 2 = 1 sisa 1
2 : 2 = 1 sisa 0                  1 : 2 = 0 sisa 1
1 : 2 = 0 sisa 1                  0 : 2 = 0 sisa 0
0 : 2 = 0 sisa 0


kemudian kita susun kembali digit angka di atas menjadi


oktal :      4                  |              3
biner :      0100            |            011


maka bilangan binernya adalah 01000112 atau 1000112


9. Biner - Heksadesimal
sama seperti biner ke oktal, namun di untuk heksadesimal 4 digit biner menjadi 1 digit heksa
contoh 1000112, kita ubah menjadi bilangan heksadesimal


0   0     1      0              |            0    0    1    1


0 0 1 0 = 2                                0 0 1 1 = 3    * yg ini udh pada ngeti kan ?? :D


maka bilangan heksanya adalah 23


10. Heksadesimal - Biner
kemudian sekarang kita cari tau caranya mengubahnya kembali menjadi biner, langsung saja kita pakai contoh diatas yaitu 2316


   2          |       3
0010           0011   * karna biner dr 0010 = 2 dan 0011 = 3


jadi biner dari bilangan heksa 2316 adalah 001000112 atau 1000112



Sumber: 
http://isnakepit.blogspot.com/2011/09/konversi-bilangan-desimal-biner-oktal.html

0 komentar

Poskan Komentar