Entri Populer

Siswa Link

GIT blog Chatami blog Conchita blog Photoholic blog Tiar Faisal blog Filli blog Paskibra NETIMA blog Wafa Yunie Blog PMR Netima OSIS Netima Blog Pramuka Netima Blog Ekstrakulikuler Netima Blog Giltrun
Blog Suci A Blog Kevin Blog Bintang Gaul Blog Rajin donk Blog Kevin Blog Reena Nur Blog Muammar Blog Herlina Blog Paulus S Blog Nanda MU Blog Mutiara Blog Ghina Islamiaty Blog Frida Meidiana Blog Thesa Nadya Blog Halida LH Blog Danang Blog Terra Anjani Blog Nuke Lusiana Blog Wilda Robiatul A Blog Ratna Eriyanti Blog Disy & Egis Blog Anna Afifah Blog Frida,Devi,Adzani,Tessya Blog Billy Agasi Blog Niki Pinastika Fahira Blog Fazrin Andhika Slamet Firdaus Blog Dandy Kurnia Blog Mudhoffar Fauzarrahmat Blog Bayu Nanda Prasetio Blog Rahayu Setia Yulandari Taska Blog Nindya Amalia Putri Blog Rizqi Agung Wibawa Blog Dehan Gunarsa Blog Tessya Noorrachmi Blog Adzani Oktoisya arya Blog Bayu Nanda Prasetyo Blog Dandy Kurnia Blog Herlina Blog Mudhoffar Fauzarrahmat Blog Nindya Amalia Putri Blog Rahayu Setia YT. Blog Rizqi Agung Wibawa Blog Bagas Satriyo W Blog Billy Agasi Blog Devi Fitriah Blog Elimia Solihat Blog Fadlli Ash-Shidiqqy Blog Fajar Bagja GW Blog Hedianto Dwi Kusumah Blog Lamhot Parluhutan T. Blog Monica Areza Putri Blog Muhamad Fauzan A. Blog Nadya Sofia SS. Blog Niki Pinastika Fahira Blog Ulfy Yunisha Blog Virda Qustiani H. Blog Titim Blog Alan Cantrani Budiman Blog Putri Awan Blog Silvi Maryanti Blog Nenden Ayu Noviyanti Blog Sri Indriani Blog Ghita Nurhalisa Blog Andini Blog Nida Aulia Blog Salma Aulia S

Pengunjung

widgeo.net

Peringkat

Top DSPI - Direktori Situs Pendidikan Indonesia Terbaik


2018 MotoGP Schedule

Yo Kita Belajar TIK-PTD Results

MotoGP 2018 
Maret 18
Qatar (Losail Circuit)

MotoGP 2018 
April 08 
Portugal (Estoril)

MotoGP 2018 
April 22 
Spain (Jerez)

MotoGP 2018 
May 06 
France (Le Mans)

MotoGP 2018
May 20 
Italy (Mugello)

MotoGP 2018 
June 03 
Catalunya (Circuit de Catalunya)

MotoGP 2018 
June 17 
Netherlands (Assen)

MotoGP 2018 
July 01 
Germany (Sachsenring)

MotoGP 2018 
July 15 
United States (Mazda Raceway)

MotoGP 2018 
August 05 
Indianapolis (Indianapolis)

MotoGP 2018 
August 12 
Czech Republic (Automotodrom Brno)

MotoGP 2018 
August 26 
Czech Republic (Automotodrom Brno)

MotoGP 2018 
September 09 
Great Britain (Silverstone)

MotoGP 2018 
September 23 
San Marino & Riviera di Rimini (Misano)

MotoGP 2018 
October 07 
Aragon (Motorland Aragon)

MotoGP 2018 
October 21 
Malaysia (Sepang Circuit)

MotoGP 2018 
October 28 
Australia (Phillip Island)

MotoGP 2018 
November 04 
Japan (Motegi)

MotoGP 2018 
November 18 
Valencia (Comunitat Valencia)

Tampilkan postingan dengan label Keterampilan Dasar Teknik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Keterampilan Dasar Teknik. Tampilkan semua postingan

Minggu, 27 November 2011

Penyebab Kecelakaan Kerja

Dari pengalaman selama ini dapat diketahui bahwa penyebab kecelakaan pada garis besarnya dapat dibagi atas dua golongan, yaitu :


 
  1. Kecelakaan yang disebabkan oleh karena keadaan yang berbahaya, misalnya tidak ada pengamannya, peralatan kerja yang rusak, instalasi yang tidak memenuhi syarat, lantai yang licin dan sebagainya.
  2. Kecelakaan yang disebabkan oleh tindakan-tindakan yang berbahaya, yang umumnya ditimbulkan oleh tingkah laku manusia sewaktu bekerja.
Pada umumnya kecelakaan yang terjadi adalah akibat dari kedua golongan penyebab tersebut di atas, yang kalau dianalisa secara mendalam, dapat diuraikan lagi menjadi tiga faktor, sebagai berikut :

1. Faktor lingkungan kerja.
Faktor lingkungan kerja yang penting dan perlu diperhatikan adalah kebersihan, pertukaran udara di dalam ruangan, penerangan, dan tata ruang dari mesin dan peralatan kerja. Jadi supaya tidak terjadi kecelakaan perlu kita perhatikan :
  • Kebersihan, misalnya lantai tidak licin karena tidak adanya kotoran berupa minyak pelumas.
  • Pertukaran udara di dalam ruangan dapat berlangsung dengan baik sehingga tidak perlu terjadi seseorang tenaga kerja kehilangan kesadaran karena kekurangan udara bersih (oksigen).
  • Penerangan dijaga agar kapasitasnya mencukupi, sesuai dengan sifat pekerjaan yang dilakukan.
  • Tata ruang harus dijaga agar mematuhi persyaratan, misalnya tidak terlalu sempit dan mudah bagi lalu lintas barang atau orang.
2. Faktor mesin dan peralatan.
Faktor mesin dan peralatan yang perlu diperhatikan untuk mencegah terjadinya kecelakaan, adalah :
  • Pengaman-pengaman harus dipasang pada mesin, sesuai dengan persyaratan – persyaratan  keselamatan kerja.
  • Peralatan-peralatan pengaman yang dipakai oleh mekanik harus dijaga agar tetap pada kondisi yang baik, sehingga benar-benar dapat berfungsi sebagai pengaman dalam kerja.

3. Faktor manusia atau tenaga kerja.
Faktor manusia yang menyebabkan terjadinya kecelakaan biasanya adalah :
  • Kelalaian
  • Kekurangan pada keterampilan atau kecakapan dalam bekerja
  • Kekurangan yang terdapat pada fisik dan mental si tenaga kerja.

Supaya pencegahan kecelakaan dapat terlaksana dengan baik, maka harus dilakukan usaha-usaha agar ketiga faktor penyebab kecelakaan tersebut di atas tidak berada pada kondisi yang memungkinkan terjadinya kecelakaan.


Sumber : Kapten Purbo Awin Niarto, S.Si
Baca Selanjutnya »

Sabtu, 15 Oktober 2011

Bagaimana Kecelakaan Kerja pada Mesin Terjadi?

Penyebab utama kecelakaan kerja antara lain adalah kurang berhati-hati, kesalahan dalam menilai resiko dan rasa letih pekerja. Hal lainnya yaitu kurangnya pemahaman terhadap cara kerja mesin, tidak ada petunjuk penggunaan mesin, perlengkapan pakaian yang kurang memadai, kondisi ruang kerja terlalu gelap atau sempit dan kondisi mesin kurang sempurna.

Faktor yang paling berperan adalah pendidikan terhadap operator mesin agar selalu meletakkan keselamatan kerja pada prioritas nomor satu. Untuk ini sebaiknya manajemen produksi senantiasa memberikan pelatihan atau briefing bersama untuk sekedar menyegarkan ingatan dan 'awareness' para operator mesin.


Hal-hal tersebut seharusnya bisa dihindari apabila kita melakukan persiapan-persiapan sebagai berikut:
  • Biasakanlah selalu membaca petunjuk manual dari sebuah mesin sebelum menjalankan mesin tersebut, terutama mesin yang baru.
  • Kenali setiap detail penting pada mesin misalnya titik-titik bahaya, tombol pengaman pemutus hubungan listrik dan sebagainya.
  • Coba lakukan semacam 'test drive' namun dalam keadaan mesin mati. Sehingga anda akan bisa mengantisipasi beberapa hal yang mungkin kurang nyaman dan aman.
  • Apabila menurut anda pekerjaan mesin tersebut harus dilakukan oleh dua orang, jangan pernah melakukannya sendiri. (no compromise)
  • Jangan pernah memaksa diri anda menggunakan mesin ketika sedang dalam keadaan kurang sehat atau sakit.
  • Apabila terasa letih dan capek, berhentilah menggunakan mesin dan istirahat secukupnya.
  • Hanya gunakan mesin sesuai dengan fungsinya.
  • Pikirkan setiap detail langkah penggunaan mesin. Anda harus memahami dengan baik setiap langkah pengerjaan mesin.

Perlengkapan pengaman pada mesin yang biasanya sudah termasuk pada waktu membeli mesin senantiasa harus dipasang. Operator mesin yang tidak mengenakan alat perlengkapan pengaman yang sesuai juga membuat resiko kecelakaan lebih besar. Alat-alat perlengkapan tersebut misalnya sarung tangan terutama di ruang sawmill, google atau kacamata pelindung dan earplug.

Sumber :  http://www.tentangkayu.com
Baca Selanjutnya »

Minggu, 02 Oktober 2011

Langkah-Langkah Melakukan P3K

Dalam kehidupan ini, pasti sering sekali terjadi kecelekaan, dari kecelakaan kecil maupun besar. dan jika kita tidak sempat memangil pertolongan atau ambulance, lebih baik kita melakukan P3K yaitu sebagai berikut :




  1. Lakukan Pertolongan Pertama
    pemimpin P3K memberikan petunjuk pada yang lainnya yang memindahkan korban pada tempat yang lebih aman jika diperlukan, dan melakukan pemeriksaan utama untuk mengetahui dan memberikan pertolongan jika kondisi penderita sangat fatal. Pemimpin P3K harus meletakan pemeriksaan ABCD (airway + breathing + circulation + deadly bleedng) dan melakukan CPR (pernapasan buatan) jika diperlukan.
  2. Lindungi Korban
    Pemimpn P3K harus mewaspadai tanda-tanda dan gejala-gejala shock. selain itu juga, memberikan perlindungan, pakaian kering, dukungan psikologis, dan perawatan yang sensitif.
  3. Periksa Luka Lainnya
    Pemimpin P3K harus memeriksa jika ada luka atau keluhan lainnya pada korban, dan mencatatnya agar bisa dilaporkan pada tenaga medis nantinya.
  4. Buat Rencana
    Ketua Kelompok, setelah berunding dengan pemimpin P3K, harus memutuskan cara yang baik untuk melakukan evakuasi korban.
  5. Membawa Korban
    Jaga dan ingat kebutuhan korban. secara teratur memeriksa dan memonitor keadaan korban dan juga kemajuan rencana evakuasi.
Keterangan :
  • Airway : membuka jalan saluran pernapasan.
  • Breathing : memberi pernapasan buatan.
  • Circulation : memacu kelancaran aliran darah yang terhenti sementara yang ditunjukan denyut jantung atau tekanan darah untuk menghasilkan denyut.
  • Deadly bleeding : mencegah bila terjadi pendarahan yang hebat. 
semoga informasi ini bermanfaat

Sumber : PENJASORKES | Sparno . Suwandi | PT Bumi Aksara
Baca Selanjutnya »

Senin, 12 September 2011

Alat Pemadam Api

Alat Pemadam Api Ialah semua jenis alat ataupun bahan pemadam api, bentuk dan bahannya bermacam-macam.

Bentuk atau bahan alat pemadam api bisa berupa air, tabung pemadam api, hydrant equipment, ataupun alat pemadam tradisional seperti karung basah yang dibasahi dengan air.

Pengertian Tabung Pemadam Api

Tabung pemadam api yaitu alat pemadam api yang berupa tabung pemadam api dengan berbagai Jenis ukuran dan type media, mulai dari tabung pemadam api ukuran 1 Kg sampai dengan ukuran 68 kg.


Tabung pemadam api dapat dibagi dua (2) menurut ukuran yaitu:
  • Tabung Pemadam Api Portable Unit
Tabung pemadam yang mudah untuk dibawa dan dapat digunakan/dioprasikan oleh seorang saja.
Ukuran dari tabung pemadam api portable unit dihitung mulai dari 1 kilogram sampai dengan 9 kilogram.
Catatan:
Khusus untuk tabung pemadam api dengan media (isi) Carbon dioxide dihitung mulai dari ukuran 3 kilogram sampai dengan 6,8 kilogram (standart)

  • Tabung Pemadam Api Mobile (Trolley) Unit
Tabung Pemadam Api yang dioperasikan oleh dua orang ataupun lebih dan dimulai dari hitungan 20 kilogram sampai dengan 68 Kilogram
Catatan:
Khusus untuk tabung pemadam api dengan media (isi) Carbon dioxide dihitung mulai dari ukuran 9 kilogram sampai dengan 45 kilogram (standart)
Media atau isi daria tabung pemadam api adalah dry chemical powder, carbon dioxide (Co2), Foam AFFF, Hallon (Gas Pengganti Hallon | 141B) dan hal penting yang perlu anda ketahui bahwa tabung pemadam api mempunyai kelas kebakaran yaitu kelas kebakaran Type A, Kelas Kebakaran Type B, dan kelas Kebakaran Type C


Sumber : http://sonickfire.blogspot.com/
Baca Selanjutnya »

Rabu, 17 Agustus 2011

Sejarah Pensil

Penggunaan timbal dan grafit sudah dimulai sejak zaman Yunani. Keduanya memberikan efek goresan abu-abu, walaupun grafit sedikit lebih hitam. Grafit sangat jarang dipakai hingga kemudian pada tahun 1564 ditemukan kandungan grafit murni dalam jumlah besar di Borrowdale, sebuah lembah di Lake District, Inggris bagian utara. Meskipun kelihatan seperti batu bara, mineral tersebut tidak dapat terbakar, dan meninggalkan bekas berwarna hitam mengilap, serta mudah dihapus di atas permukaan yang bisa ditulisi.

Pada masa ini istilah grafit masih disalahartikan dengan timah, timah hitam, dan plumbago, artinya “seperti timah” mengingat sifatnya yang hampir sama. Karena itu istilah lead pencil (pensil timah) masih digunakan sampai sekarang. Karena teksturnya berminyak, bongkahan dibungkus dengan kulit domba atau potongan kecil timah berbentuktongkat dibebat dengan tali. Tidak seorang pun tahu siapa yang mula-mula mempunyai ide untuk memasukkan timah hitam ke dalam wadah kayu, tetapi pada tahun 1560-an, pensil yang primitif sudah sampai di benua Eropa.

Tak lama kemudian, timah hitam ditambang dan diekspor untuk memenuhi permintaan para seniman; dan pada abad ke-17, bisa dikatakan timah hitam telah digunakan di mana-mana. Pada waktu yang sama, para pembuat pensil bereksperimen dengan timah hitam untuk menghasilkan alat tulis yang lebih baik. Karena murni serta mudah diekstrak, timah hitam dari Borrowdale menjadi incaran pencuri dan pedagang gelap. Untuk mengatasinya, Parlemen Inggris mengeluarkan undang-undang pada tahun 1752 yang menetapkan bahwa pencuri timah hitam bisa dipenjarakan atau dibuang ke suatu koloni narapidana.


Carl W. Scheele

Namun pada tahun 1779, seorang ahli kimia Carl W. Scheele meneliti dan menyimpulkan bahwa grafit memiliki sifat kimiawi yang jauh berbeda dengan timbal. Grafit adalah komposisi molekul karbon murni yang lunak. Akhirnya pada tahun 1789, ahli Geologi Jerman, Abraham G. Werner memberikan nama grafit, yang berasal dari perkataan Yunani graphein, yang berarti menulis. Jadi, isi pensil bukan timah.

Perkembangan Pensil
Selama bertahun-tahun, grafit Inggris memonopoli industri pembuatan pensil karena cukup murni untuk digunakan tanpa perlu diproses lagi. Karena grafit Eropa kurang bermutu, pabrik-pabrik pensil di sana bereksperimen dengan berbagai cara untuk memperbaiki isi pensil. Insinyur Prancis Nicolas-Jacques Conté mencampur bubuk grafit dengan tanah liat, membentuk campuran itu menjadi batang-batang, dan membakarnya dalam perapian. Dengan mengubah-ubah perbandingan grafit terhadap tanah liat, ia bisa membuat isi pensil yang menghasilkan berbagai gradasi warna hitam, proses yang digunakan sampai sekarang.


Nicolas-Jacques Conté

Pada abad ke-19, pembuatan pembuatan pensil menjadi bisnis besar. Grafit ditemukan di beberapa tempat, termasuk Siberia, Jerman, dan yang sekarang disebut Republik Ceko. Di Jerman dan kemudian di Amerika Serikat, sejumlah pabrik dibuka. Mekanisasi dan produksi massal menekan harga, dan pada awal abad ke-20, bahkan anak-anak sekolah menggunakan pensil.

Awalnya pensil grafit diberi balutan kertas yang dirobek sesuai keinginan pemakainya. Namun kemudian ditemukan cara lebih praktis dan efisien dengan menyelimuti seluruh batang grafit dengan dua bilah kayu yang ditoreh untuk menyediakan tempat bagi batang grafit dan kemudian disatukan. Rautan pensil sebagai pelengkap alat tulis. Peraut mekanis mempermudah pengguna saat meraut pensil.

Grafit murni mungkin lebih disukai seniman karena karakteristiknya yang lebih lugas. Namun untuk penggunaan sehari-hari, diperlukan grafit yang berkualitas lebih rendah agar lebih fleksibel. Pada tahun 1795, ahli kimia Perancis, Nicolas Jacques Conté, menemukan cara mencampur grafit dengan tanah liat agar dihasilkan pensil yang lebih baik dan praktis. Salah satu produk turunannya adalah pensil Konte.


Rautan pensil sebagai pelengkap alat tulis

Pada 30 Maret 1858 Hymen Lipman dari Philadelphia, Pennsylvania, Amerika Serikat mematenkan pensil dengan ujung penghapus. Namun kemudian paten ini dibatalkan dengan alasan sebanenarnya tidak ada penemuan hal baru dari pensil tersebut. Peraut mekanik ditemukan pada tahun 1880 dan dengan cepat menjadi sangat populer.

Hymen Lipman


Peraut mekanis mempermudah pengguna saat meraut pensil
 
Pemrosesan Modern
Pensil di era modern dibuat dengan menghancurkan grafit murni dan tanah liat menjadi bentuk bubuk. Campuran ini kemudian diberi air, dianginkan, dan kemudian dibakar selama tiga hari. Kemudian isi pensil yang telah dicetak menjadi bentuk yang panjang dan tipis dilapisi dengan kayu halus. Awalnya pensil lebih banyak dibuat dalam bentuk persegi karena keterbatasan mesin produksi.

Teknik pemberian selimut pensil

Namun di era modern, lebih banyak ditemui bentuk bulat yang lebih nyaman digenggam.
 
Sumber : http://www.kaskus.us & http://id.wikipedia.org
Baca Selanjutnya »

Selasa, 16 Agustus 2011

Apa itu Cat Air

Cat air atau populer juga dengan sebutan aquarel adalah medium lukisan yang menggunakan pigmen dengan pelarut air dengan sifat transparan. Meskipun medium permukaannya bisa bervariasi, biasanya yang digunakan adalah kertas. Selain itu bisa pula papyrus, plastik, kulit, kain, kayu atau kanvas.
Secara umum, cat air digunakan karena sifat transparansinya. Gouache adalah medium sejenis yang tidak transparan.
Hasil karya lukisan cat air biasanya bersifat sangat ekspresif, atau sebaliknya sangat impresif, tergantung teknik yang digunakan.

Sejarah
Lukisan cat air dimulai dari penemuan kertas di Tiongkok sekitar 100 M. Pada abas 12 bangsa Moor  memperkenalkan kertas ke Spayol dan kemudian menyebar ke Italia beberapa dekade berikutnya. Pabrik kertas tertua terletak di Fabriano, Italia yang didirikan tahun 1276, dan Arches, Perancis pada tahun 1492.

Teknik cat air menjadi terkenal di Eropa dengan sering digunakannya teknik fresko.

Lukisan cat air tertua yang pernah ditemukan dibuat oleh Raffaello Santi yang membuat kartun-kartun untuk desain gorden. Di Jerman, Albrecht Durer membuat lukisan cat air pada abad 15. Sekolah lukisan cat air pertama dibuka oleh Hans Bol dan sangat dipengaruhi oleh karya-karya Dürer. Pelukis cat air terkenal lainnya adalah van Dyck. Thomas Gainsborough. dan John Constable. Paul Sandby dianggap bapak lukisan cat air Inggris Raya.

Bahan Utama
Cat air dibuat dari pigmen halus atau serbuk warna (dye) yang dicampur dengan gum arabic sebagai bahan baku, serta gliserin atau madu untuk menambah kekentalan dan merekatkan warna ke permukaan
 
Teknik Penggunaan

Biasanya cat air digunakan dengan kuas lancip dan air yang berlebih, tetapi bisa pula dicampurkan dengan material lain. Biasanya akrilik atau collage. Cat air dengan campuran air berlebih menghasilkan warna yang terang dan segar. Warna ini dihasilkan oleh cahaya yang mampu menembus lapisan cat yang transparan.
Warna putih biasanya dihasilkan dari bagian-bagian yang tidak diberi lapisan cat. Sangat jarang lukisan yang sengaja memberikan lapisan putih dari cat air.
Cat warna terkenal karena butuh kesabaran yang tinggi. Teknik yang umum digunakan biasanya dihasilkan dari lapisan-lapisan yang saling ditimpakan setelah lapisan sebelumnya telah kering sehingga menghasilkan gradasi warna. Namun teknik lain wet-on-wet yang menimpakan warna di atas lapisan yang masih basah juga membutuhkan ketelitian tinggi untuk mendapatkan hasil maksimal. Resiko lainnya adalah kertas menjadi melengkung atau robek jika terlalu banyak air digunakan

Kelebihannya
Cat air memiliki kelebihan tidak berbau, mudah dibersihkan, dan mudah kering.

Sumber : http://id.wikipedia.org
Baca Selanjutnya »

Apa itu Krayon

Krayon adalah istilah yang digunakan untuk menyebut suatu lilin (wax) berwana, arang, kapur atau material lain yang digunakan untuk menulis, mewarnai, dan menggambar. Krayon telah lama digunakan oleh masyarakat luas sejak  ditemukan oleh pendiri perusahaan Crayola LLC, Binney dan Smith pada akhir tahun 1800-an. Crayola LLc adalah perusahaan pertama yang memproduksi krayon di dunia. Istilah crayola diberikan oleh istri Edwin Binney yang bernama Alice. Istilah ini berasal kata dalam bahasa craie yang berarti kapur dan penggalan pertama kata oléagineux yang berarti berminyak.
 
Komponen utama krayon adalah pigmen warna dan lilin parafin. 
Adapun proses krayon di perusahaan Crayola LLC adalah:
Mencampur dan memanaskan pigmen warna dan lilin parafin sampai mencair pada suhu 82 derajat C. Cairan yang terbentuk dituangkan dalam cetakan krayon yang berbentuk lubang-lubang. Cetakan ini kemudian didinginkan dengan air pada suhu 13 derajat C dan dibiarkan selama 3 sampai 9 menit untuk mendapatkan krayon padat. Satu cetakan dapat mencetak 1200 buah krayon sekali waktu dengan berat total kira-kira 40 pound. Untuk melepaskan krayon dari cetakan digunakan sebuah pompa hidrolik. Kelebihan lilin dan krayon yang rusak dapat dilelehkan kembali dan dipsoses menjadi krayon lagi. Binney dan Smith juga menggunakan cetakan injeksi yang dapat mencetak 2,4 sampai 6,4 juta krayon perhari.

Sumber : http://forum.upi.edu
Baca Selanjutnya »

Apa itu Konte

Konte atau dalam tulisan aslinya Conté, biasanya adalah istilah yang merujuk kepada pensil dan krayon  merk Conté, sebuah medium menggambar yang terbuat dari bahan dasar bubuk grafit atau arang, dicampur lilin atau tanah liat yang kemudian dikompresi. Untuk bentuk pensil, bahan ini kemudian dilapisi kayu dengan bentuk persegi.
Namun bisa pula ditemui serbuk konte, yang biasanya diaplikasi ke atas kertas kasar dengan kuas lancip kering untuk memberikan warna yang bergradasi sangat halus.

Sejarah

Pensil dan krayon merk Conté ditemukan tahun 1795 oleh Nicolas-Jacques Conte, yang berusaha mengatasi masalah kekurangan grafit selama Perang Napoleon. Media ini kemudian diketahui memiliki kelebihan mudah diproduksi dalam banyak tipe kekerasan.
Varian konte sanguine, digunakan oleh banyak perupa renaisans seperti Leonardo da Vinci.

Sumber : http://id.wikipedia.org
Baca Selanjutnya »

Menggambar

My mother knitting, 1993, di gambar dengan krayon, oleh Frans Koppelaar.
Menggambar (Inggris: drawing) adalah kegiatan kegiatan membentuk imaji, dengan menggunakan banyak pilihan teknik dan alat. Bisa pula berarti membuat tanda-tanda tertentu di atas permukaan dengan mengolah goresan dari alat gambar.

Pelakunya populer dengan sebutan Penggambar/juru gambar (inggris:draftsman) yang merupakan salah satu bagian pekerjaan dari perupa.
Menggambar sedikit dibedakan dengan kegiatan melukis. Melukis bisa disebut sebagai tahap penyelesaian sebuah gambar dengan pigmen yang diberi medium cair dan diaplikasi dengan kuas. Sementara menggambar lebih menitikberatkan penggunaan garis dan komposisi.

Subyek Utama
Kebanyakan karya dengan cara menggambar adalah representasi dari ingatan atau imajinasi seorang juru gambar. Subjek ini bisa berupa tampilan realistis dalam kehidupan sehari-hari seperti potret, setengah realistis seperti karya-karya sketsa, atau yang benar-benar mementingkan gaya gambar seperti kartun, karikatur, atau gambar abstrak.

Peralatan dan Media
Yang sering digunakan adalah pensil grafit, pena, kuas tinta, pensil warna, crayon, pensil konte, dan spidol. Bisa pula dengan peralatan digital seperti stylus, mouse, atau alat lain yang menghasilkan efek sama seperti peralatan manual.

Media permukaan yang sering digunakan adalah kertas, meskipun tidak menutup kemungkinan pula digunakannya media lain seperti kain, permukaan kayu, dinding, dan lain-lain.

Sebagai peralatan pendukung, digunakan pula penyerut pensil, kertas pasir, penghapus khusus, chamois, penggaris, larutan fixatif, dan selotip khusus menggambar untuk membuat efek-efek tertentu. Meja gambar digunakan untuk mengurangi distorsi dan kesalahan perspektif akibat ketidaknormalan posisi mata saat menggambar.

Teknik 
Teknik yang sering digunakan adalah menggaris, hatching, scribbling, stippling,dan blending.

Sumber : http://id.wikipedia.org

Baca Selanjutnya »

Senin, 15 Agustus 2011

Sejarah Penemuan Penghapus

Pada tahun 1770, pakar sains Joseph Priestley menyatakan, “Saya telah melihat bahan yang amat sesuai untuk digunakan untuk menghilangkan tanda arang pensil pada kertas.”

Di seluruh Eropa pada saat itu, tulisan pensil dihapus dari kertas dengan menggunakan kubus-kubus kecil yang terbuat dari karet. Kubus-kubus kecil ini masih digunakan untuk tujuan ini di Inggris dan Australia.


Joseph Priestley

Juga pada tahun 1770, Edward Naime, insinyur Inggris, disebut sebagai pencipta penghapus karet pertama. Sebelum penggunaan karet, serbuk roti digunakan sebagai penghapus.

Naime berkata bahwa dia salah mengambil kepingan karet dan bukannya serbuk roti, dan menemukan ciri-ciri penghapus dari karet, dan mulai menjual penghapus karet.

Edward Naime

Bagaimanapun juga, karet dalam bentuk mentah sulit disimpan, kerana ia mudah rusak. Pada tahun 1839, Charles Goodyear, seorang penemu, menemukan proses vulkanisasi, kaedah yang merawat karet dan menjadikannya bahan yang tahan lama.

Penghapus menjadi benda yang umum dengan perkembangan karet yang divulkanisasi.

Charles Goodyear

Pada tahun 1858, Hyman Lipman dari Philadelphia, Pennsylvania, AS, menerima paten pertama untuk pelekatan penghapus pada ujung pensil. Paten itu kemudian dibatalkan karena ditetapkan bahwa hal tersebut hanya merupakan gabungan dua peralatan dan bukannya produk baru sepenuhnya.

Hyman Lipman
 
Sumber : http://www.tahukah-kamu.com
Baca Selanjutnya »

Jenis-Jenis Penghapus

Jenis yang sering terdapat pada penghapus biasanya berwarna merah muda atau merah dengan karakteristik mudah lengket.

Jenis ini cukup baik untuk menghapus kebanyakan tulisan pensil, walaupun ia cenderung mengotori dan merusak kertas jika terlalu sering digunakan. Selain itu banyak sisa karet yang harus dibersihkan. Sisa ini sering mengotori kertas jika dibiarkan menempel.

Jenis yang populer di kalangan seniman adalah penghapus art gum, yang dibuat dari karet bertekstur kasar yang lembut. Jenis ini cocok untuk menghapus area yang luas dalam satu sapuan tanpa merusak kertas. Tetapi penghapus ini meninggalkan banyak sisa penghapus dan tidak begitu akurat. Pemakaian terlalu banyak hanya menghasilkan warna kekuningan di kertas. Penghapus art gum biasanya berwarna gelap atau kecokelat-cokelatan.

Penghapus uli, lebih dikenal dalam Bahasa Inggris sebagai kneaded eraser, juga digemari di kalangan seniman. Penghapus jenis ini dibuat dari bahan kelabu dan menyerupai adonan atau lem.

Kelebihannya adalah tidak meninggalkan sisa penghapus sehingga tahan lebih lama dibanding penghapus lain. Partikel grafit dan tanah liat ditarik oleh adonan karet sehingga lebih akurat dan tidak meninggalkan bekas apapun.Penghapus ini banyak digunakan untuk memberi efek kilap atau percikan air.

Kelemahannya adalah sedikit rasa lengket di tangan dan mudah meleleh di suhu tinggi.


Penghapus vinyl (Biasanya berbetuk kotak) lembut mempunyai tekstur seperti plastik dengan ciri-ciri menghapus yang mirip dengan penghapus karet biasa. Hanya saja sedikit lebih lembut dan kuat, tidak mudah merusak kertas dan nyaman digunakan. Penghapus vinyl biasanya putih dan mudah terlihat kotor jika disentuh.

eraser pen. Bentuknya panjang seperti pensil. Sangat mudah menghapus daerah yang kecil. Kalau penghapusnya sudah habis, anda bisa membeli refill-nya saja di toko-toko buku.

 
 
 
 
 
 
 
 
Jenis penghapus lain, orang menyebutnya Anti-slip Eraser. Merek Faber Castell. Bentuknya macam-macam, ada segitiga, elips, lingkaran, dll. Sesuai namanya, penghapus ini mantap sekali digenggam, tapi mantap pula daya hapusnya, sampai-sampai merusak permukaan kertas :D . Makanya saya jarang memakai penghapus ini.



Sumber : http://www.tahukah-kamu.com
Baca Selanjutnya »

Kamis, 14 April 2011

jenis pensil untuk menggambar teknik


Ukuran pensil yang paling umum berukuran antara 9H sampai 9B. Biasanya pensil yang paling sering kita gunakan untuk menulis ukuran HB dan 2B. 

Dari tingkat kekerasannya pensil terbagi dari 2 jenis yaitu :
pensil lunak Pensil lunak diberi tanda dengan B. Pensil B-9B menghasilkan karakter garis tebal dan biasanya digunakan untuk mengarsir daerah gelap.

pensil keras Pensil keras diberi tanda dengan H. Pensil ukuran H-9H menghasilkan karakter garis tipis biasanya digunakan untuk membuat sketsa dan mengarsir daerah terang.

Pensil dibedakan menurut komposisi :
Huruf B menginformasikan ketebalan (boldness), yang berarti kandungan grafitnya lebih banyak.
Huruf H menginformasikan kekerasan komposisi leadnya, yang berarti kandungan tanah liatnya lebih banyak.
Pensil dengan tanda F berarti komposisinya sangat tepat untuk diraut hingga keruncingan maksimal. Sementara angka di depan huruf memperlihatkan tingkat ketebalan atau kekerasan komposisi suatu pensil.
Misalnya 2H akan lebih keras daripada H, atau 2B akan lebih lembut dan tebal dibandingkan B. HB berarti pensil memiliki kedua sifat keras dan tebal.

Kalau dilihat dari macam dan jenisnya pensil disesuaikan dengan penggunaannya, antara lain:
a. Pensil Biasa:
Pensil biasa dengan batang kayu relatif murah, dapat dipakai untuk membuat berbagai macam goresan, dan dapat digunakan untuk menutup bidang gambar dan membuat bayangan. Walaupun pensil biasa sudah cukup cocok untuk dipergunakan menggambar, namun dalam pengunaannya harus diperhatikan mutu dan jenis pensilnya.


b. Pensil Keras (dengan istilah pensil Hard/H)
Pensil jenis ini memiliki tingkat dan kwalitas kekerasan mulai dari 9 H (sangat keras) kemudian F. Pensil jenis ini biasanya banyak dipakai untuk menggambar mistar, karena jenisnya yang keras tersebut. Semakin keras tingkatan isi pensil, semakin dapat digunakan untuk menghasilkan garis-garis yang padat, halus dan tipis.


c. Pensil sedang (dengan istilah pensil medium hard/HB).
Pensil ini dipakai untuk membuat desain/ sket/ gambar rencana, baik untuk gambar dekorasi maupun gambar reklame.


d. Pensil Lunak (dengan istilah pensil Soft/B)
Isi pensil yang lunak dapat menghasilkan garis-garis yang padat, gelap dan nada gelap terang. Untuk hampir semua gambar tangan bebas, pensil jenis B merupakan jenis pensil yang banyak manfaatnya. Jenis pensil ini banyak dipakai untuk menggambar potret, benda atau pemandangan alam dalam warna hitam putih.


e. Konte, berwarna hitam arang dan berbeda dengan pensil biasa karena mempunyai goresan yang tebal dan lebar. Dibedakan pula menjadi:
1) Hard/H/keras.
2) Medium/HB/sedang
3) Soft/B/Lunak, dipakai untuk menggambar potret, pemandangan alam dan benda.


f. Pensil berwarna.
Pensil ini mengandung lilin dan tersedia dalam 12 macam warna.

Teknik-teknik yang digunakan dalam menggambar dengan pensil antara lain :
1) Teknik Stippel. Yaitu menggambar dengan titik-titik atau noda-noda yang diulang-ulang.
2) Teknik Dussel, atau disebut dengan teknik gosok. Yaitu menggambar dengan cara menggosok-gosokkan tangan atau kertas yang sudah diberi/dibubuhi dengan pensil.
3). Teknik Arsir, Untuk menyampaikan kesan bentuk tiga dimensi yang tidak dapat terwakili hanya  dengan garis kontur saja. Garis-garis arsir mengacu pada serangkaian garis sejajar dengan jarak berdekatan atau rapat.
Baca Selanjutnya »

Rabu, 13 April 2011

5 Jenis garis dalam sketsa


Simbol dasar dari semua gambar adalah garis. Garis menentukan batas-batas ruang, membentuk isi,menghasilkan susunan dan  menghubungkan bentuk abjad dan angka. Garis kerja dalam gambar rencana dan potongan harus tajam dan padat, dengan lebar yang sama dan nilai yang tetap. Ada lima jenis garis dasar : titik-titik, garis pendek, garis panjang, garis ekstra panjang dan garis menerus.

Macam-macam garis adalah sebagai berikut:
Garis Tebal   
Garis tebal disebut   juga  garis gambar. Kegunaannya, mengambar apa yang terlihat, dan apa yang  tampak. Garis tepi atau garis batas suatu gambar.




Garis Tipis
(1/4 tebal dari garis gambar)
Kegunaannya, sebagai penolong atau garis untuk ukuran.




Garis Putus-putus Singkat
Kegunaannya adalah untuk menggambarkan bagian yang akan dibuang, dibongkar, atau menggambarkan bagian yang akan diperluas.





Garis Putus-titik/Sumbu
(1/3 tebal dari garis gambar)
Kegunaannya sebagai garis sumbu, penunjuk tempat penampang, batas lukisan bila sebagian benda yang dilukis dihilangkan.




Garis Titik-titik/Putus-putus
Kegunaannya adalah untuk menggambarkan bagian yang tidak dapat dilihat, karena letaknya dibelakang pandangan/tampak.







Baca Selanjutnya »

Jenis Kertas Gambar Beserta Ukurannya


Ketas gambar yang digunakan untuk penyajian gambar teknik telah mempunyai ukuran yang sudah distandarkan. Ukuran yang banyak di gunakan adalah seri A. Ukuran ini mempunyai standar yang dinyatakan dengan angka nol di belakang huruf A (A0).
Ukuran standar kertas gambar

No
Seri
Ukuran
1
A0
841 mm   x   1189 mm
2
A1
594 mm   x    841 mm
3
A2
420 mm   x    594 mm
4
A3
297 mm   x    420 mm
5
A4
210 mm   x    297 mm

Semua ukuran kertas sudah proporsional sehingga memudahkan pengerjaan pengecilan dan pembesaran gambar. Lembar tersebut akan dengan mudah dilipat guna penyusunan dokumen dan pencariannya kembali. Ukuran yang lebih kecil relatif lebih mudah dilipat dan disimpan baik di kantor maupun di lapangan. Usahakan untuk melipat lembar kertas sekecil mungkin sehingga memudahkan penyusunan dan pencariannya (pemeriksaannya).
Untuk mendapatkan ukuran kertas yang lebih kecil dapat dilakukan dengan membagi luas seri A0, menjadi ukuran seri A  yang  lebih
kecil, seperti terlihat pada gambar berikut.



A2





               A1

     A4


     A3

A5

A5




Gambar: 30 Ukuran kertas
Baca Selanjutnya »

Sabtu, 30 Oktober 2010

Membaca Rambu-rambu Keselamatan Kerja

Rambu-rambu sangat penting diperhatikan agar terhindar dari kecelakaan di tempat kerja. Kalau dilihat dari arti warna dasarnya, baik itu rambu-rambu lalu lintas maupun rambu-rambu keselamatan kerja mempunyai arti atau sebuah pesan yang sangat simpel tapi terarah.
Warna dasar rambu-rambu keselamatan kerja maupun lalu lintas terbagi 4 warna yaitu:
1. Kuning (Peringatan)
    contoh :


Icon -Keterangan Icon -Keterangan
Peralatan dengan sinar laser -Peralatan dengan sinar laser Hati-hati mata gergaji -Hati-hati mata gergaji
Awas terjerat putaran -Awas terjerat putaran Keluar masuk kendaraan -Keluar masuk kendaraan
Area operassi truk dan forklift -Area operassi truk dan forklift Awas benda jatuh -Awas benda jatuh

2. Biru (Petunjuk Keselamatan)

    contoh :
Icon -Keterangan Icon -Keterangan
Gunakan sabuk keselamatan -Gunakan sabuk keselamatan Harus selalu terkunci -Harus selalu terkunci
Jagalah kebersihan -Jagalah kebersihan Gunakan sepatu pengaman -Gunakan sepatu pengaman
Gunakan helm pengaman -Gunakan helm pengaman Gunakan pelindung wajah -Gunakan pelindung wajah

3. Hijau (Informasi)
    contoh :
Icon -Keterangan Icon -Keterangan
PPPK -PPPK Perpustakaan -Perpustakaan
Informasi -Informasi Arah kekiri -Arah kekiri
Lift -Lift Shower -Shower

4. Merah (Larangan)
    contoh :
Icon -Keterangan Icon -Keterangan
Dilarang Merokok -Dilarang Merokok Dilarang Memotret -Dilarang Memotret
Dilarang Masuk -Dilarang Masuk Matikan Handphone -Matikan Handphone
Alas Kaki Harap Dilepas -Alas Kaki Harap Dilepas Dilarang Makan dan Minum -Dilarang Makan dan Minum


Baca Selanjutnya »