Entri Populer

Siswa Link

GIT blog Chatami blog Conchita blog Photoholic blog Tiar Faisal blog Filli blog Paskibra NETIMA blog Wafa Yunie Blog PMR Netima OSIS Netima Blog Pramuka Netima Blog Ekstrakulikuler Netima Blog Giltrun
Blog Suci A Blog Kevin Blog Bintang Gaul Blog Rajin donk Blog Kevin Blog Reena Nur Blog Muammar Blog Herlina Blog Paulus S Blog Nanda MU Blog Mutiara Blog Ghina Islamiaty Blog Frida Meidiana Blog Thesa Nadya Blog Halida LH Blog Danang Blog Terra Anjani Blog Nuke Lusiana Blog Wilda Robiatul A Blog Ratna Eriyanti Blog Disy & Egis Blog Anna Afifah Blog Frida,Devi,Adzani,Tessya Blog Billy Agasi Blog Niki Pinastika Fahira Blog Fazrin Andhika Slamet Firdaus Blog Dandy Kurnia Blog Mudhoffar Fauzarrahmat Blog Bayu Nanda Prasetio Blog Rahayu Setia Yulandari Taska Blog Nindya Amalia Putri Blog Rizqi Agung Wibawa Blog Dehan Gunarsa Blog Tessya Noorrachmi Blog Adzani Oktoisya arya Blog Bayu Nanda Prasetyo Blog Dandy Kurnia Blog Herlina Blog Mudhoffar Fauzarrahmat Blog Nindya Amalia Putri Blog Rahayu Setia YT. Blog Rizqi Agung Wibawa Blog Bagas Satriyo W Blog Billy Agasi Blog Devi Fitriah Blog Elimia Solihat Blog Fadlli Ash-Shidiqqy Blog Fajar Bagja GW Blog Hedianto Dwi Kusumah Blog Lamhot Parluhutan T. Blog Monica Areza Putri Blog Muhamad Fauzan A. Blog Nadya Sofia SS. Blog Niki Pinastika Fahira Blog Ulfy Yunisha Blog Virda Qustiani H. Blog Titim Blog Alan Cantrani Budiman Blog Putri Awan Blog Silvi Maryanti Blog Nenden Ayu Noviyanti Blog Sri Indriani Blog Ghita Nurhalisa Blog Andini Blog Nida Aulia Blog Salma Aulia S

Pengunjung

widgeo.net

Peringkat

Top DSPI - Direktori Situs Pendidikan Indonesia Terbaik


2018 MotoGP Schedule

Yo Kita Belajar TIK-PTD Results

MotoGP 2018 
Maret 18
Qatar (Losail Circuit)

MotoGP 2018 
April 08 
Portugal (Estoril)

MotoGP 2018 
April 22 
Spain (Jerez)

MotoGP 2018 
May 06 
France (Le Mans)

MotoGP 2018
May 20 
Italy (Mugello)

MotoGP 2018 
June 03 
Catalunya (Circuit de Catalunya)

MotoGP 2018 
June 17 
Netherlands (Assen)

MotoGP 2018 
July 01 
Germany (Sachsenring)

MotoGP 2018 
July 15 
United States (Mazda Raceway)

MotoGP 2018 
August 05 
Indianapolis (Indianapolis)

MotoGP 2018 
August 12 
Czech Republic (Automotodrom Brno)

MotoGP 2018 
August 26 
Czech Republic (Automotodrom Brno)

MotoGP 2018 
September 09 
Great Britain (Silverstone)

MotoGP 2018 
September 23 
San Marino & Riviera di Rimini (Misano)

MotoGP 2018 
October 07 
Aragon (Motorland Aragon)

MotoGP 2018 
October 21 
Malaysia (Sepang Circuit)

MotoGP 2018 
October 28 
Australia (Phillip Island)

MotoGP 2018 
November 04 
Japan (Motegi)

MotoGP 2018 
November 18 
Valencia (Comunitat Valencia)

Tampilkan postingan dengan label Teknologi Pengendali. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Teknologi Pengendali. Tampilkan semua postingan

Kamis, 28 November 2013

Apa Itu Penerangan Jalan Umum (PJU)


PJU adalah singkatan dari Penerangan Jalan Umum yang dapat juga diartikan sebagai Lampu Penerangan yang dipasang untuk sebesar-besarnya bagi kepentingan umum/bersama/bersifat publik.
PJU yang dimaksud adalah lampu-lampu dipasang pada ruas-ruas jalan yang dianggap perlu untuk diberikan penerangan, PJU juga dapat dipasang pada tempat umum lain seperti taman-taman kota.

Prinsip Kerja PJU
Lampu jalan secara otomatis beralih ON (nyala) ketika malam tiba dan mematikan ketika matahari terbit. Lampu tersebut menggunakan sebuah Sirkuit yang dapat digunakan untuk mengontrol lampu atau peralatan listrik lainnya dengan kekuatan besar untuk ratusan watt.

LDR (Light Dependent Resistor)



LDR (Light Dependent Resistor) pic

LDR digunakan untuk mengubah energi cahaya menjadi energi listrik. Lampu otomatis dan alarm pencuri adalah beberapa contoh alat yang menggunakan LDR. Namun, karena respon terhadap cahaya lambat, LDR tidak digunakan dalam situasi di mana intensitas cahaya berubah secara drastis.

Petunjuk
Arus Listrik (A) sebagai Input
LDR (B) sebagai Input
Lampu sebagai Output

Rumus Gerbang Logika
XOR
Apabila input A dan B ada dalam keadaan logika yang sama, maka output Q akan menghasilkan logika 0, sedangkan bila input A dan B ada dalam keadaan logika yang berbeda, maka output akan menjadi logika 1.

Prinsip kerja seperti diatas yaitu Apabila alat tersebut kena cahaya matahari secara otomatis lampu tersebut padam.

Sumber :


Baca Selanjutnya »

Sabtu, 23 November 2013

Jenis Sensor Cahaya

Sensor adalah perangkat atau komponen yang bertugas mendeteksi (hasil) gerakan atau fenomena lingkungan yang diperlukan oleh sistem kontroler. Dapat dibuat dari sistem yang paling sederhana seperti sensor inframerah, ultrasonic, saklar ON/OFF, dan sebagainya. Terdapat berbagai macam sensor dalam tehnik robotik, baik digunakan dalam hal pengukuran maupun interfacing ke kontroler
Sensor cahaya adalah adalah alat yang digunakan untuk mengubah besaran cahaya menjadi besaran listrik. Prinsip kerja dari alat ini adalah mengubah energi dari foton menjadi elektron. Idealnya satu foton dapat membangkitkan satu elektron. Sensor cahaya sangat luas penggunaannya, salah satu yang paling populer adalah kamera digital. Pada saat ini sudah ada alat yang digunakan untuk mengukur cahaya yang mempunyai 1 buah foton saja.
Komponen sesnsor cahaya yang biasa dipakai ada beberapa jenis LDR (Light dependent resistor ), foto transistor dan fotodiode. Komponen komponen sensor ini sering dipakai pada rangkaiaan elektronika. Untuk penelasan lebih rincitentang komponen sensor cahaya dapat dilihat pada penjelasan dibawah ini:
LDR

LDR yang disebut juga photoresistor pada prinsipnya yaitu sebuah resistor yang nilai resis-tansinya bergantung pada seberapa banyak cahaya yang jatuh pada permukaan sensornya LDR yang disebut juga photoresistor pada prinsipnya yaitu sebuah resistor yang nilai resistansinya bergantung pada seberapa banyak cahaya yang jatuh pada permukaan sensornya. LDR ini Berfungsi untuk mengubah itensitas cahaya menjadi hambatan listrik. Semakin banyak cahaya yang mengenai permukaan LDR hambatan listrik semakin besar.
Prinsip kerja LDR itu sendiri adalah nilai resistansinya akan bertambah besar apabila tidak terkena cahaya (malam hari) dan akan berkurang resistansinya apabila terkena cahaya (siang hari), LDR ini umumnya digabungkan dengan beberapa transistor untuk membentuk rangkaian lampu otomatis atau rangkaian lainnya. Kelebihannya tak ada kode spesial untuk membaca nilai resistasi pada LDR ini. Gambar LDR dideskripsikan oleh Gambar dibawah ini:
Fototransistor

Transistor foto atau fototransistor secara sederhana adalah sebuah transistor bipolar yang memakai kontak (junction) base-collector yang menjadi permukaan agar dapat menerima cahaya sehingga dapat digunakan menjadi sensor cahaya. fototransistor Berfungsi untuk mengubah intensitas cahaya menjadi konduktivitas transistor. Fototransistor sejenis dengan transistor pada umummya. Bedaannya, pada fototransistor dipasang sebuah lensa pemfokus sinar pada kaki basis untuk memfokuskan sinar jatuh pada pertemuan pn.
Fototransistor mempunyai kemampuan kepekaan yang lebih baik dibanding dengan diodafoto, Ini disebabkan elektron yang dihasilkan oleh foton cahaya pada kaki junction diinjeksikan dibagian base transistor tersebut yang kemudian diperkuat di kaki c atau kolektornya. Kekurangannya adalah respon dari sensor cahaya fototransistor ini akan lebih lambat dibanding dengan diode foto. Desain fototransistor dijelaskan oleh Gambar dibawah ini:
Fotodioda

Dioda foto atau biasa disebut fotodioda yaitu sejenis komponen dioda yang dapat mende-teksi cahaya. Layaknya dioda biasa, komponen ini juga mempunyai p -n, hanya saja dibuat peka terhadap cahaya. Foto diode ini berfungsi untuk mengubah intensitas cahaya menjadi konduktivitas dioda. Fotodiode sejenis dengan dioda pada umummya, perbedaannya pada foto-diode ini adalah dipasangnya sebuah lensa pemfokus sinar untuk memfokuskan sinar jatuh pada pertemuan pn.
Cahaya yang bisa mempengaruhi diode photo ini yakni sinar matahari, sinar infra merah, sinar ultra ungu sampai dengan sinar-x. pemakaian diode photo sangat beragam, diantaranya yaitu sebagai penghitung otomatis jumlah kendaraan yang lewat di jalur tol, sebagai pengukur intensitas cahaya pada kamera digital serta juga digunakan sebagai komponen sensor cahaya pada peralatan medis. Desain fototransistor dijelaskan oleh Gambar dibawah ini:


Sumber : http://komputasirobotic.blogspot.com/
Baca Selanjutnya »

Kamis, 28 Maret 2013

Apa Itu Pemanggang Roti (Toaster)

Toaster merupakan salah satu alat rumah tangga yang digunakan untuk memanaskan roti sebagai makanan pagi bagian bagi orang-orang tertentu.
pemanggang roti
Toaster ini sangat sederhana dan  mudah dioperasikannya. Toaster atau pemanggang roti memiliki sistem yang cukup simpel. Pemanggang menggunakan radiasi infra merah untuk memanaskan sekerat roti. Saat sekerat roti diletakkan di dalam pemanggang, dan setelah dihubungkan dengan sumber, sebuah kumparan akan menjadi kemerahan dan memproduksi kawat nikrom. Radiasi ini akan mengeringkan dan membakar permukaan roti.
Pada umumnya, pemanggang menggunakan kawatl nikrom untuk memproduksi radiasi ini, dan kawat nikrom ini membalut suatu lembaran yang terbuat dari mika.
Kawat nikrom (nichrom) sendiri adalah perpaduan antara nikel dan krom.
Mengapa keduanya dipakai untuk menghasilkan radiasi?
Pertama, kawat nikrom memiliki resistansi elektrik yang tinggi dibandingkan tembaga, misalnya. Meskipun kawat nikrom yang digunakan cukup pendek, namun cukup untuk menaikkan suhu tinggi. Yang kedua, nikrom tidak mengoksidasi saat dipanaskan sehingga tidak mengalami pengaratan. Sebaliknya kawat besi, misalnya, akan mengalami pengaratan dengan cepat saat dipanaskan.
Alat pemanggang yang paling sederhana memiliki dua lembaran mika yang diselubungi nikrom, dan masingmasing dipisahkan oleh suatu slot berukuran satu inci. Kabel nikrom dapat langsung dihubungkan ke stop kontak.
Biasanya pemanggang memiliki dua fitur lain yaitu:
  1. Tray yang dilengkapi dengan semacam spiral (spring-loaded tray),
    sehingga roti yang dipanggang langsung lembam keluar dari panggangan
  2. Pengatur waktu yang dapat mematikan pemanggang secara otomatis, kemudian melepaskan tray sehingga hasil panggangan dapat keluar.
Pemanggang roti yang banyak dipakai di rumah tangga mempunyai konstruksi yang terdiri dari bagian-bagian sebagai berikut :
  • Rumah pelindung
  • Elemen pemanas
  • Dudukan roti
  • Pengatur panas dan timer
  • Lampu indikator
Dampak positif
- Mempercepat waktu sarapan
- Mempercepat waktu memanggang roti

Dampak negatif
- Konon katanya,roti panggang dapat membuat cepat tua
- Boros listrik

Sumber :
http://jawasipit.wordpress.com
http://dismasrocknroll.blogspot.com
Baca Selanjutnya »

Rabu, 13 Maret 2013

Setrika Listrik



Seterika listrik adalah alat yang dipanaskan digunakan untuk melicinkan / menghaluskan pakaian agar dapat lebih rapi dipakai, umumnya setelah dicuci dan dikeringkan. Terkadang lipatan-lipatan pakaian cukup sulit untuk dihilangkan sehingga memerlukan sedikit air untuk membasahi bagian yang terlipat, terlebih untuk bahan-bahan dari wol. Pada saat ini ada banyak jenis seterika, dari yang untuk keperluan rumah tangga sampai industri seperti hotel, rumah sakit, dan lain-lain.
Bagian panas dari seterika pada awalnya dibuat dari besi sehingga ada masalah dengan kebersihannya akibat karat pada besi. Hasil perbaikannya, pada saat ini, bagian pemanasnya dibuat dari alumunium atau stainless steel. Panas dari seterika modern dikendalikan dengan termostat yang fungsinya untuk mengendalikan suhu relatif konstan sesuai dengan kebutuhan, jenis kain dan tingkat kehalusan hasil setrikaan.
Bagian utama seterika listrik meliputi:
1. Elemen pemanas
Elemen pemanas adalah suatu elemen yang akan membangkitkan panas bila dialiri arus
listrik. Dari elemen pemanas inilah sumber energi panas dibangkitkan.
2. Plat dasar / alas (sole plate),
Alas seterika adalah bagian seterika yang akan bersentuhan langsung dengan kain yang
disetrika. Alas seterika dibuat dari bahan anti karat seperti alumunium, stainless steel atau
minimal dengan lapisan bahan anti karat dan anti lengket (Teflon) agar tidak mudah kotor dan
mengotori kain yang disetrika.
3. Besi pemberat,
Pemberat biasanya terbuat dari besi dan sesuai dengan namanya, fungsinya sebagai pemberat
seterika agar memudahkan dalam pemakaiannya.
4. Tutup,
Penutup atau selungkup seterika dibuat dari bahan isolasi untuk mencegah bahaya sengatan
listrik. Di samping itu, penutup juga yang anti panas guna mencegah bahaya sentuhan ke bagian
tubuh manusia.
5. Pemegang,
Tangkai pemegang seterika terbuat dari bahan isolasi (kayu atau plastik). Ini dimaksudkan
apabila ada kebocoran arus listrik tidak membahayakan pemakainya
6. Kabel penghubung.
Kabel daya ini terbuat dari kabel fleksibel (dengan inti serabut) yang dibungkus dengan bahan
isolasi kain menjadikannya tetap lentur sehingga tidak mudah putus dan aman dari bahaya
sengatan listrik.
Kesimpulan yang diperoleh; Seterika memerlukan adanya panas untuk memudahkan dalam melicinkan pakaian tersebut. Tenaga panas ini diperoleh dari tenaga listrik. Tegasnya, tenaga listrik diubah menjadi tenaga panas. Tinggi panas yang diproduksi tergantung dari besar daya yang dipakai. Semakin besar daya listrik yang dipakai, semakin tinggi panas yang diperoleh.


Bila seterika dihubungkan ke sumber tegangan listrik dan dihidupkan (ON), maka arus listrik mengalir melalui elemen pemanas. Dengan adanya arus listrik yang mengalir ini, elemen
pemanas membangkitkan panas. Panas ini kemudian disalurkan secara konduksi pada permukaan dasar seterika (permukaan yang digunakan untuk melicinkan pakaian). Panas yang
dibangkitkan ini akan terus meningkat bila arus listrik terus mengalir. Oleh karena itu, bila seterika tidak dilengkapi dengan pengatur suhu, untuk mencegah terjadinya panas lebih seterika harus diputuskan dari sumber listriknya dan disambungkan kembali bila suhu mulai kurang. Demikian kondisi ini terjadi secara berulang. Namun, bila seterika sudah dilengkapi dengan pengatur suhu, maka seterika akan memutuskan aliran listriknya secara otomatis bila
suhu telah mencapai maksimal. Sebaliknya bila suhu menurun sampai harga tertentu, seterika juga akan secara otomatis menghubungkan aliran listrikya. Demikian siklus kerja otomatis ini berulang.

Sumber : http://keilmuanteknologi.blogspot.com
Baca Selanjutnya »

Sabtu, 02 Maret 2013

Kenapa Pintu Mall Buka Tutup Sendiri

Hampir di setiap mall dan pusat-pusat perbelanjaan kita akan menjumpai pintu otomatis. Pintu ini akan membuka ketika anda mendekatinya dan menutup ketika anda telah melaluinya. Pintu otomatis tampak sebagai pintu biasa yang sederhana namun sebenarnya pintu otomatis tidak sesederhana yang terlihat. Pintu otomatis merupakan rangkaian mesin yang rumit yang terdiri dari banyak bagian seperti sensor dan sistem motor penggerak yang bekerja secara harmonis sehingga pintu otomatis dapat membuka dan menutup dengan aman. Berikut Cara Kerja Pintu Otomatis.



Pintu otomatis dapat bekerja untuk membuka dan menutup secara otomatis dengan menggunakan teknologi sensor. Sensor merupakan suatu perangkat yang dapat mendeteksi keberadaan seseorang atau objek lainnya ketika orang atau objek tersebut mendekati pintu otomatis. Biasanya, sensor-sensor tersebut akan diletakkan di sekitar pintu otomatis. Sensor-sensor ini juga akan diletakkan di kedua sisi yaitu sisi dalam dan sisi luar pintu otomatis tersebut, sehingga pintu otomatis dapat bekerja dari kedua sisi. Sensor kemudian akan mengaktifkan sistem yang akan menggerakkan motor yang akan membuka dan menutup pintu otomatis.
Kalau kita analisa pintu tersebut menggunakan rumus apa (Gerbang Logika Digital), Yo kita analisa bareng-bareng.

Cara Kerja dan Jenis-Jenis Sensor pada Pintu Otomatis

1. Sensor Optik


Sensor ini akan memancarkan tirai infra merah yang berupa cahaya yang tidak tampak oleh mata pada jarak jangkauan tertentu. Sensor ini akan bereaksi jika seseorang atau sesuatu menghalangi cahaya infra merah yang dipancarkan. Jika seseorang memasuki area yang disinari dengan cahaya ini, maka pancaran cahaya akan terganggu dan menjadi tidak utuh. Hal ini menyebabkan program perintah untuk menutup pintu terganggu. Terganggunya program untuk menutup pintu akan menyebabkan pintu otomatis akan terbuka. Jika objek telah menjauh dari jarak jangkauan sensor dan sinar sensor kembali utuh, maka pintu otomatis akan menutup kembali.

2. Sensor Gerakan


Sensor ini akan memancarkan radar gelombang mikro. Hampir sama seperti pada sensor optik, jika seseorang atau sesuatu berada dalam jangkauan radar maka sensor akan bereaksi membuka pintu otomatis.

3. Sensor Panas Tubuh


Ketika seseorang berada di depan sensor panas tubuh, maka sensor panas tubuh akan menghitung panjang gelombang yang dihasilkan oleh tubuh manusia tersebut. Ketika orang tersebut berada dalam keadaan diam, maka panjang gelombang yang dihasilkan berupa panjang gelombang yang konstan dan menyebabkan energi panas yang dihasilkan digambarkan hampir sama dengan kondisi lingkungan di sekitarnya. Ketika orang tersebut melakukan gerakan, maka panjang gelombang yang dihasilkan berupa panjang gelombang yang bervariasi sehingga menghasilkan panas yang berbeda dengan kondisi lingkungan di sekitarnya. Panas yang dihasilkan ini akan dideteksi oleh sensor dan dilanjutkan dengan reaksi untuk membuka pintu otomatis.

4. Sensor Tekanan


Sensor ini biasanya diletakkan di bawah keset yang berada di depan pintu. Sensor ini akan bereaksi terhadap tekanan berat objek yang berada di atasnya. Dan jika sensor telah menerima batasan minimal berat yang diperlukan untuk membuka pintu, maka pintu otomatis pun akan terbuka.

5. Sensor Jarak Jauh


Pada sensor ini dibutuhkan pengendali jarak jauh yang dioperasikan secara manual untuk membuka dan menutup pintu. Sensor jenis ini biasanya dipakai pada pintu garasi otomatis.

Sumber : http://www.berbagaihal.com/2011/06/cara-kerja-pintu-otomatis.html
Baca Selanjutnya »

Kamis, 28 Februari 2013

Apa Itu Hand Dryer

Fungsi hand dryer adalah untuk mengeringkan tangan setelah mencuci tangan. Sering di temukan di restoran atau toilet. Cara kerjanya adalah dengan menggunakan sensor cahaya. Pertama menyalakan lampu menghadap ke sensor cahaya, ketika sensor cahaya dihalangi maka kipas akan berputar dan lampu pemanas akan menyala sehingga tangan akan cepat kering.
Tetapi setelah tangan terlepas dan cahaya tidak terhalangi maka kipas dan lampu akan mati
- See more at: http://materi-tik-ptd.blogspot.com/2013/02/apa-itu-hand-dryer.html
Fungsi hand dryer adalah untuk mengeringkan tangan setelah mencuci tangan. Sering di temukan di restoran atau toilet. Cara kerjanya adalah dengan menggunakan sensor cahaya. Pertama menyalakan lampu menghadap ke sensor cahaya, ketika sensor cahaya dihalangi maka kipas akan berputar dan lampu pemanas akan menyala sehingga tangan akan cepat kering.
Tetapi setelah tangan terlepas dan cahaya tidak terhalangi maka kipas dan lampu akan mati
- See more at: http://materi-tik-ptd.blogspot.com/2013/02/apa-itu-hand-dryer.html
Fungsi hand dryer adalah untuk mengeringkan tangan setelah mencuci tangan. Sering di temukan di restoran atau toilet. Cara kerjanya adalah dengan menggunakan sensor cahaya. Pertama menyalakan lampu menghadap ke sensor cahaya, ketika sensor cahaya dihalangi maka kipas akan berputar dan lampu pemanas akan menyala sehingga tangan akan cepat kering.
Tetapi setelah tangan terlepas dan cahaya tidak terhalangi maka kipas dan lampu akan mati
- See more at: http://materi-tik-ptd.blogspot.com/2013/02/apa-itu-hand-dryer.html
Fungsi hand dryer adalah untuk mengeringkan tangan setelah mencuci tangan. Sering di temukan di restoran atau toilet. Cara kerjanya adalah dengan menggunakan sensor cahaya. Pertama menyalakan lampu menghadap ke sensor cahaya, ketika sensor cahaya dihalangi maka kipas akan berputar dan lampu pemanas akan menyala sehingga tangan akan cepat kering.
Tetapi setelah tangan terlepas dan cahaya tidak terhalangi maka kipas dan lampu akan mati
- See more at: http://materi-tik-ptd.blogspot.com/2013/02/apa-itu-hand-dryer.html
Tahukah Anda bahwa pada masing-masing telapak tangan setiap orang terdapat sekitar 500.000 bakteri! Tak heran jika dokter selalu menganjurkan kita untuk rajin mencuci tangan, terutama sesaat menjelang dan setelah makan. Hampir semua tempat umum yang memiliki wastafel dilengkapi dengan mesin pengering tangan otomatis, atau hand dryer. Dengan teknologi hand dryer ini kita tidak perlu risi harus mengeringkan tangan pada serbet atau lap yang sama digunakan bersama orang lain.
 
Fungsi hand driyer adalah untuk mengeringkat tangan setelah mencuci tangan. sering di temukan di restoran atau toilet.

Prinsip kerjanya :
Ketika rangkaian mendapatkan tegangan 5 V, maka salah satu Led indicator akan menyala karena sensor tidak terhalang dan merupakan keadaan awal. Ketika sensor terhalang oleh tangan maka led indicator akan mati, kemudian saat sensor terhalang dilanjutkan oleh komparator yang akan menginput pada mikrokontroller AT89S51 untuk menggerakan driver motor, jadi ketika sensor terhalang maka akan mengirim logika 1 setelah diproses oleh mikrokontroler akan mengirimkan input ke driver motor yang nantinya akan menggerakan fan. Sedangkan bila tangan mengenai sensor, maka mikrokontroler mendapat logika 0 yang nantinya mengirimkan input ke driver motor yang nantinya akan menghentikan fan.

Gerbang Logika Digital : 
Yang paling tepat kira-kira yaitu rumus
Gerbang XOR (Exlusive Or)
Yaitu apabila input A dan B ada dalam keadaan logika yang sama, maka output Q akan menghasilkan logika 0, sedangkan bila input A dan B ada dalam keadaan logika berbeda, maka output akan menjadi logika 1. 
Cara kerjanya adalah dengan menggunakan sensor cahaya.
Inputnya : Arus listrik dan sensor cahaya
Outputnya : Lampu pemanas dan Kipas
Jadi apabila sensor cahaya terhalangi oleh tangan atau benda lain, maka lampu pemanas dan kipas bekerja. berarti inputnya ada 1 yaitu arus listrik saja.
Tapi apabila arus listrik masuk dan sensor cahaya tidak terhalangi, maka output akan menghasilkan logika 0, atau juga arus listrik tidak masuk dan sensor cahaya mati, maka outputnya akan menghasilkan logika 0 juga.


Komponen utama dari Hand dryer :
  • Sensor Ultrasonik 40 Khz
  • Microcontroler ATMega 8535
  • BASCOM AVR
  • Driver Rilay
  • Kipas
  • Heater (Eleman Pemanas) 
   
 
Sumber : 

http://uniknya.com
http://bisnisridho.blogspot.com
Baca Selanjutnya »

Sabtu, 26 Januari 2013

Gerbang Logika Digital

Pengaturan pada sistem dilakukan oleh rangkaian logika yang disebut dengan gerbang (gates).  Gates  adalah blok-blok piranti keras (hardware) yang menghasilkan sinyal-sinyal biner, 1 atau 0, jika persyaratan-persyaratan input logika dipenuhi.  Hubungan input dan output dari variabel biner untuk setiap gerbang dapat disajikan dalam sebuah tabel yang disebut “tabel kebenaran” (truth table).
Gerbang digit dikenal pula sebagai perangkat digit atau sebagai perangkat logika (logic device). Perangkat ini memiliki satu atau lebih masukan dan satu keluaran. Masing-masing masukan (input) atau keluaran (output) hanya mengenal dua keadaan logika, yaitu logika '0' (nol, rendah/low) atau logika '1' (satu, tinggi/high) yang oleh perangkat logika, '0' direpresentasikan dengan tegangan 0 sampai 0,7 Volt DC (Direct Current, arus searah), sedangkan logika '1' diwakili oleh tegangan DC setinggi 3,5 sampai 5 Volt. Ada 7 jenis gerbang sebagai rangkaian logika dasar yaitu:

Gerbang And (And Gate)
Gerbang AND dapat memiliki dua masukan atau lebih. Gerbang ini akan menghasilkan keluaran 1 hanya apabila semua masukannya sebesar 1. Dengan kata lain apabila salah satu masukannya 0 maka keluarannya pasti 0.

Gerbang NAND (NOT AND)
Berlawanan dengan gerbang AND, pada gerbang NAND keluaran akan selalu 1 apabila salah satu masukannya 0. Dan keluaran akan sebesar 0 hanya apabila semua masukannya 1.
Gerbang NAND ekuivalen dengan NOT AND. Tabel kebenaran gerbang NAND adalah sebagai berikut.

Gerbang OR (Or Gate)
Keluaran gerbang OR akan sebesar 0 hanya apabila semua masukannya 0. Dan keluarannya akan sebesar 1 apabila saling tidak ada salah satu masukannya yang bernilai 1.

Gerbang NOR (NOT OR)
Gerbang NOR ekuivalen dengan NOT OR. Berlawanan dengan gerbang OR, keluaransebesar 1 hanya akan terjadi apabila semua masukannya sebesar 0. Dan keluaran 0 akan terjadi apabila terdapat masukan yang bernilai 1. Tabel kebenaran gerbang NOR.

Gerbang NOT (Not Gate)
Pada gerbang ini nilai keluarannya selalu berlawanan dengan nilai masukannya. Apabila masukannya sebesar 0 maka keluarannya akan sebesar 1 dan sebaliknya apabila masukannya sebesar 1 maka keluarannya akan sebesar 0. Pada tabel kebenaran gerbang NOT berikut, yaitu tabel yang menggambarkan hubungan antara masukan (A) dan keluaran (B) perangkat digit gerbang NOT.

Gerbang XOR (Exclusive OR)
Apabila input A dan B ada dalam keadaan logika yang sama, maka output Q akan menghasilkan logika 0, sedangkan bila input A dan B ada dalam keadaan logika yang berbeda, maka output akan menjadi logika 1. XOR sebetulnya merupakan variasi dari cara kerja logika OR. Untuk lebih jelas, coba perhatikan tabel kebenarannya:

Gerbang XNOR (Exclusive NOR)
Apabila input A dan B ada dalam keadaan logika yang sama, maka output Q akan menghasilkan logika 1, sedangkan bila input A dan B ada dalam keadaan logika yang berbeda, maka output akan menjadi logika 0. XNOR bisa juga dikatakan memiliki sifat dari kebalikan
XOR. XNOR dan NOR hanyalah berbeda pada langkah ke-empat yaitu apabila A dan B pada logika 1 maka output Q juga 1, bukan 0 seperti pada logika NOR.

sumber :





 


Baca Selanjutnya »

Selasa, 22 Januari 2013

Konversi Bilangan Desimal, Biner, Oktal dan Heksadesimal

Sudah tahu jenis bilangan (angka) yang dipakai dari zaman dulu sampai sekarang, yaitu angka arab (0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9) dan angka romawi (I, V, X, L, C, D, M) . Selanjutnya kita mengenal Sistem Bilangan, 

Sistem Bilangan : Suatu cara untuk mewakili besaran-besaran fisik. Sistem bilangan terdiri dari :

1. Basis Bilangan Tertentu
2. Absolute Digit
Nilai Mutlak dari masin-masing bilangan
3. Positional Value
Nilai Penimbang atau bobot dari masing-masing digit bilangan tergantung dari letak posisinya yaitu bernilai basis di pangkatkan dengan urutan posisinya.
 
Komputer bekerja menggunakan sistem digital atau hanya mengenal sistem bilangan biner (sederet angka yang hanya terdiri dari angka 0 atau 1), ada juga yang berpendapat dalam dunia komputer mengenal 4 jenis bilangan yaitu : Biner, Oktal, Desimal dan Heksadesimal.



1. Bilangan Desimal
Bilangan desimal adalah bilangan yang menggunakan 10 angka atau simbol bilangannya berjumlah 10 yaitu angka 0 sampai 9. bilangan desimal sering juga disebut sebagai bilangan yang berbasis 10. berikut contoh penulisan bilangan desimal.
Contoh penulisan bilangan desimal : 1710. bilangan desimal berbasis 10, maka angka 10-lah yang menjadi subscript pada penulisan bilangan desimal.

2. Bilangan Biner
Bilangan biner adalah bilangan yang hanya menggunakan 2 angka (jumlah simbolnya ada 2) yaitu 0 dan 1. Bilangan biner juga sering disebut sebagai bilangan yang berbasis 2. dan setiap bilangan pada biangan biner disebut bit yang dimana 1 byte = 8 bit
contoh penulisan bilangan biner yaitu 110010012

3. Bilangan Oktal
Hampir sama seperti bilangan desimal, namun bilangan oktal hanya menggunakan 8 angka (jumlah simbolnya ada 8) yaitu 0 sampai 7. bilangan oktal sering disebut sebagai bilangan berbasis 8. berikut contoh penulisan bilangan oktal yaitu 158

4. Bilangan Heksadesimal
Bilangan heksadesimal atau bilangan heksa adalah bilangan yang berbasis 16. bilangan ini menggunakan 16 simbol yaitu angka 0 sampai 9 lalu dilanjutkan dengan huruf A sampai F. maksudnya adalah huruf A mewakili angka 10, B adalah 11 dan seterusnya. contoh penulisan bilangan heksa yaitu C216

setelah kita mengetahui tentang bilangan - bilangan di atas, kita tinggal bagaimana mengkonversi bilangan-bilangan tersebut, inilah bagan konversi dari ke-4 sistem bilangan.
nah sekarang kita belajar cara mengkonversi bilangan - bilangan tersebut

1. Desimal - Biner
misalnya contoh kita akan mengkonversi bilangan desimal 3510  menjadi bilangan biner.
caranya adalah...

pertama kita bagi bilangan tersebut dengan 2, tapi ingat, hasil baginya harus bulat. maksudnya misal 35 dibagi 2 adalah 17 sisa 1. lakukan berulang hingga hasil bagi dan sisa terakhir adalah 0.

35 : 2 = 17 sisa 1
17 : 2 = 8   sisa 1
8   : 2 = 4   sisa 0
4   : 2 = 2   sisa 0
2   : 2 = 1   sisa 0
1   : 2 = 0   sisa 1
0   : 2 = 0   sisa 0

nah, setelah selesai membagi tinggal kita susun aja nih, tapi ingat nyusunnya dari bawah ke atas jadinya 0100011

2. Biner - Desimal
misalnya kita kita pake contoh di atas, kita coba ubah bilangan 1000112 menjadi bilangan desimal. caranya adalah...

pertama kita susun berjajar angka - angka tersebut

1 0 0 0 1 1

kemudian setiap angka digit kita kalikan dengan 2^n,  kita mulai dari pangkat 0 dari kanan

     1                      0                         0                         0                          1                       1
1 x 2^5     +      0 x 2^4       +      0 x 2^3      +       0 x 2^2      +       1 x 2^1      +     1 x 2^0 

maka hasilnya adalah 3510 :)   * tanda ^ maksudnya pangkat


3. Desimal - Oktal
kita coba dengan angka 3510 kita konversi ke bilangan oktal
caranya sebagai berikut...


seperti kita tahu sebelumnya, bilangan oktal adalah bilangan berbasis 8, jadi untuk mengkonversi bilangan desimal menjadi bilangan oktal adalah dengan membaginya dengan 8.


35 : 8 = 4 sisa 3
3   : 8 = 0 sisa 3
0   : 8 = 0 sisa 0


sama seperti bilangan biner, untuk menyusun bilangan oktal adalah dari bawah ke atas. jadi bilangan oktal dari bilangan desimal 3510 adalah 0338 atau 338.


4. Oktal - Desimal
selanjutnya adalah bagaimana mengkonversi bilangan oktal ke bilangan desimal, silahkan disimak langkah - langkahnya...


kita ambil contoh di atas. misalnya kita akan mengubah bilangan 338 menjadi bilangan desimal.
pertama susun bilangan tersebut menyamping, kemudian kalikan dengan 8 pangkat n dari kanan dimulai dengan pangkat 0.


    3                    3
3 x 8^1   +    3 x 8^0     =  32 + 3
                                      =  35


jadi kita peroleh bilangan desimalnya adalah 3510


5. Desimal - Heksadesimal
selanjutnya kita coba untuk mengubah bilangan desimal menjadi bilangan heksadesimal. caranya masih sama dengan mengubah desimal ke biner atau desimal ke oktal. hanya saja pembaginya adalah 16, karena seperti kita tahu bahwa bilangan heksadesimal adalah bilangan berbasis 16. contohnya kita coba mengubah bilangan desimal 9110 menjadi bilangan heksadesimal.


91 : 16 = 5 sisa 11 *11 = B
5   : 16 = 0 sisa 5
0   : 16 = 0 sisa 0


jadi bilangan yang kita dapat adalah 5B


6. Heksadesimal - Desimal
sekarang kita coba ubah kembali bilangan heksadesimal di atas menjadi bilangan desimal
berikut langkah - langkahnya...
sama seperti mengubah bilangan biner ke desimal atau oktal ke desimal, hanya saja karena bilangan heksadesimal berbasis 16, maka kita kalikan dengan 16 pangkat n dimulai dari kanan dengan pangkat pertama 0
contoh 5B


     5        |        B


*kita ubah dulu menjadi angka


5                |           11
5 x 16^1    +   11 x 16^0   = 80 + 11
                                          = 91


maka bilangan desimalnya adalah 9110


7. Biner - Oktal
berikutnya kita pelajari tentang mengubah bilangan biner ke oktal. prinsipnya adalah setiap 3 digit bilangan biner adalah menjadi 1 digit bilangan oktal.
kita coba dengan contoh 1 0 0 0 1 12


pertama kita ambil 3 digit dari belakang, kemudian kalikan dengan 2 pangkat n , dimulai dari pangkat 0 dari kanan.


1     0      0      |    0    1     1
* bila tidak genap dibagi 3, tambahkan saja angka 0 di depannya


1 x 2^2   + 0 x 2^1   + 0 x 2^0     |    0 x 2^2   + 1 x 2^1   + 1 x 2^0


= 4 + 0 + 0                                   |   = 0 + 2 + 1
= 4                                               |    = 3


maka bilangan oktal dari 1000112 adalah 438


8. Oktal - Biner
setelah mengerti cara mengubah Biner ke  Oktal, sekarang kita balik yaitu dari oktal ke desimal. kita coba mengubah angka 238 menjadi bilangan biner dengan langkah sebagai berikut.
pertama ingat bahwa 3 digit bilangan biner adalah 1 digit bilangan oktal, maka kita susun bilangan tersebut terlebih dahulu. kemudian kita bagi 2 tiap digitnya...


          4                     |               3


4 : 2 = 2 sisa 0                  3 : 2 = 1 sisa 1
2 : 2 = 1 sisa 0                  1 : 2 = 0 sisa 1
1 : 2 = 0 sisa 1                  0 : 2 = 0 sisa 0
0 : 2 = 0 sisa 0


kemudian kita susun kembali digit angka di atas menjadi


oktal :      4                  |              3
biner :      0100            |            011


maka bilangan binernya adalah 01000112 atau 1000112


9. Biner - Heksadesimal
sama seperti biner ke oktal, namun di untuk heksadesimal 4 digit biner menjadi 1 digit heksa
contoh 1000112, kita ubah menjadi bilangan heksadesimal


0   0     1      0              |            0    0    1    1


0 0 1 0 = 2                                0 0 1 1 = 3    * yg ini udh pada ngeti kan ?? :D


maka bilangan heksanya adalah 23


10. Heksadesimal - Biner
kemudian sekarang kita cari tau caranya mengubahnya kembali menjadi biner, langsung saja kita pakai contoh diatas yaitu 2316


   2          |       3
0010           0011   * karna biner dr 0010 = 2 dan 0011 = 3


jadi biner dari bilangan heksa 2316 adalah 001000112 atau 1000112



Sumber: 
http://isnakepit.blogspot.com/2011/09/konversi-bilangan-desimal-biner-oktal.html
Baca Selanjutnya »